Masyarakat Fidy Jaya Keluhkan Kinerja Kades Pilih Kasih Beri Sumbangan

  • Bagikan
Bantuan pembangunan MCK yang dinilai pilih kasih

WEDA – Masyarakat Desa Fidy Jaya, Kecamatan Weda Kabupaten Halmahare Tengah (Halteng) mengeluhkan kinerja Kepala Desa dan stafnya, dalam memberikan sumbangan yang dinilai pilih kasih. Seperti halnya pemberian bantuan pembangunan MCK yang tidak tepat sasaran.

Salah Satu Warga Fidy Jaya, Clara mengatakan, Kades Mustafa Alting sejak dilantik tidak pernah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang wajib menerima, Kades hanya memberikan kepada staf dan keluarganya.

“Seperti pembuatan MCK yang diperuntukan kepada  warga yang belum memiliki MCK, kenyataan di lapangan tidak dibuat di rumah warga belum memiliki tapi dibuat di rumah warga yang sudah memiliki. Lebih parahnya lagi dibuat di salah satu rumah staf desa,” ungkap Clara kepada KabarMalut, Senin (3/9/2018).

Menurutnya, ada warga yang sudah bertahun-tahun tinggal dan tidak memiliki MCK dan sering membuang hajat  di lokasi sungai menggunakan MCK gantung. Namun tidak diberikan bantuan MCK oleh pemerintah desa bahkan terjadi sebaliknya.

“Kami warga meminta agar Kades dan staf memperhatikan nasib masyarakatnya, jangan cuman tebang pilih, dimana ada bantuan dikasih kepada staf dan keluarganya,” kesalnya.

Khsusu masyarakat Dusun Dua dan Tiga juga menyesalkan sikap Kades Fidy Jaya pilih kasih pembangunan MCK yang berada di Dusun Dua. Dimana MCK tersebut tidak dibangun di rumah warga tapi dibangun di lahan milik Kades.

“Parahnya lagi di Dusun Tiga, MCK yang dibuat dengan bantuan pemerintah itu dibuat di lokasi rumah kepala dusun yang diketahui sudah memiliki MCK. Dari beberapa MCK yang dibuat di Dusun Tiga, semuanya dibuat di keluarga kepala dusun tiga,” pungkasnya.

Kades Fidy Jaya, Mustafa Alting

Terpisah Kades Fidy Jaya, Mustafa Alting ketika dikonfirmasi membantah dengan tudingan warga. Menurutnya, pembuatan MCK dari Dana Desa (DD) sebanyak 4 unit sudah sesuai prosudur.

“Yang baru dibangun 2 unit yang 2 unit akan dibangun,karena bahan bahan sudah dibeli.Pembuatan MCK pada tahap pertama berjumlah 4 unit kedepan akan bertambah lagi,sebagian MCK dibangun oleh Perkim melalui dana DIPA bukan Dana Desa,” tegas Mustafa.

Mestafa mengaku, pembangunan MCK bukan pilih kasih, tapi pembangunan sudah melalui musyawarah desa dan bantuan yang disalurkan ke setiap dusun semua ada data dari masing-masing kepala dusun (Kadus).

“Ini juga jadi pertimbangan saya selaku Kades, apapun mengenai keluhan warga akan saya tindak lanjuti apakah berbentuk bantuan desa yang diperlukan warga Fidy Jaya kedepan,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut