Masyarakat Fritu dan AMAN Demo PT Bhakti Pertiwi Nusantara

  • Bagikan
Masyarakat Fritu dan AMAN saat mengelar aksi di area perusahan PT Bhakti Pertiwi Nusantara

WEDA – Masyarakat Fritu dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengelar aksi di area perusahan PT Bhakti Pertiwi Nusantara yang berada di Desa Sepo, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Massa aksi menuntut perushaan PT Bhakti Pertiwi Nusantara menghentikan produksi dan segera menyelesaikan hak-hak atau royalti milik masyarakat.

“Selama ini perusahan tidak mengindahkan apa yang menjadi keinginan warga serta melakukan eksporasi or seenaknya. Pihak perusahan telah menyepakati royalti Desa Fritu dan menyelesaikan hak-hak sebesar 75 persen,” kata Korlap Aksi Arkipus Kore dalam rilisi yang diterima KabarMalut, Senin (3/9/2018).

Aksi ini terpaksa dilakukan karena masyarakat dan AMAN sudah beberapa kali menyurat ke pihak perusahan, tapi  tidak mendapat reposn. Bahka  saat aksi berlangsung sempat bersih tegang dengan Babin Desa Wale dan Babin Desa Fritu karena dianggap tidak memiliki izin dari kepolisiaan serta meminta massa tidak melakukan tindakan anarkis.

“Akhirnya massa aksi memalang jalan di camp 1 Sepo dan jalan menuju camp gunung sampai adanya kesepakatan antara pihak perusahaan dengan pihak masyarakat adat Desa Fritu,” jelasnya.

Masyarakat adat Desa Fritu melarang pihak perusahaan  atau siapapun melakukan kegiatan dan membuka palang jalan sebelum ada kesepakatan antara pihak  perusahaan dengan masyarakat adat. Kemudian perwakilan dari pihak masyarakat adat Desa Fritu menemui pihak perusahaan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan masyarakat adat.

“Hasilnya besok pihak perusahaan datang di Desa Fritu untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat dan pemerintah Desa Fritu terkait tantutan dari masyarakat adat Desa Fritu,” terangnya.

Massa yang berjumlah sekira 50 orang ini dengan mengunakan satu mobil dum truk serta mobil pick up kemudiian membubarkan diri dengan tertib. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut