Perluasan Bandara Oesman Sadik Terkendala Lahan Warga

  • Bagikan
Bandara Udara Oesman Sadik Labuha

LABUHA – Rencana perluasan Badara Udara Oesman Sadik Labuha, yang dijanjikan Pemerintah Pusat (Pempus) pada tahun 2017 lalu, hingga saat ini belum terealisasi. Penyebanya, lantaran terkendala pembebasan lahan warga.

“Perluasan lahan bandara Oesman Sadik terkendala lahan warga. Namun pihak bandara sudah berkoordinasi dengan pemerintah Halsel,” kata Kepala Bandara Oesman Sadiki, Infantris Jaya Alam melalui Kasubsi Keamanan dan Pelayanan Darurat, Royani Sarif kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (3/8/2018).

Sambungnya, panjang bandara yang akan dibangun dengan ukuran 650 meter, sedangkan lebar 250 meter.

“Itu yang diajukan pemkab Halsel melalui Dinas Perhubungan,” ungkap Royani.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Halsel, Soadri Ingartubun saat dikonfirmasi terkait hal ini, tidak mau berkomentar banyak dengan alasan ada hal-hal lebih prinsip yang tidak perlu dibahas.

“Kalu saya bicara nanti kurang enak di kepala bandara kami berdua berteman baik,” singkat Soadri.

Selain itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Halsel, Aswin Adam mengakui bahwa masih terkendala lahan warga.

“Sementara ada turun dengan tim penilai. Pokoknya semuanya beres,” singkat Aswin. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut