Kades Guruapin Tepis Tuduhan Masyarakat Terkait LPJ Fiktif

  • Bagikan
Kepala DPMD Halsel, Bustamin Soleman

LABUHA – Kepala Desa Guruapin Kecamatan Kayoa M Rum Hi M Saleh membantah atas tuduh dari salah satu pemuda Desa Guruapin bahwa dirinya diduga memanupulais Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan Dana Desa (DD) tahap pertama 20 persen tahun 2018.

Kades Guruapin, M Rum Hi Saleh mengaku, anggaran DD 20 peresen  Desa Guruapin senilai Rp 1.32.000.000 dengan rincian kegiatan pembinaan yakni  insentif Badan Syara Masjid 17 orang selama 5 bulan Rp 16.300.000,  insentif Kader Posyandu 20 orang selama 5 bulan Rp 10.000.000, insiatif guru PAUD 4 orang selama 5 bulan Rp 1.800.000, insentif guru TPQ/ngaji 6 orang selama 5 bulan Rp 3.000.000, jasa pembuatan dokumen yakni foto copy cetak dan penggandaan Rp 6.500.000, pengadaan barang dan atribut olahraga kegiatan Bupati Cup 2 Rp 32.205.000. Sedangkan untuk kegiatan pembangunan désa, pemeliharaan sarana prasarana Masjid An’nur Rp 15.000.000, belanja pulsa listrik lampu jalan Rp 1.500.000 dan lembangunan jalan setapak sepanjang 62 meter Rp 45.695.000.

“Untuk jalan setapak sementara pengadaan material batu dan pasir,” kata M Rum kepada KabarMalut, melalui sambungan telepon, Selasa (4/9/2018).

Baca Juga: Pemdes Guruapin Diduga Manipulasi LPJ DD Tahap Pertama

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Bustamin Soleman mengatakan penggunaan DD 20 peresen Desa Guruapi sudah sesui dengan aturan yang berlaku. Bahkan,  Buhari mengaku Kades M. Rum sendiri yang mengatakan pembangunan itu ada, begitu juga Pendamping Lapangan Desa (PLD).

“Tidak secara otomatis anggaran 20 persen itu harus bangun fisik juga tidak mungkin. Masih ada kegiatan yang lain, misalkan pengadaan, ada sosialisasi pemerintahan seperti itu,” tutur Bustamin.

Tidak seluruhnya, kata Kadis, pembangunan fisik  dilihat secara kasat mata. Jadi dalam perencanaan keuangan itu sudah sesui dengan tahapan 20 peresen.

“Tuduhan dari masyarakat itu harus disertai dengan bukti dokumen-dokumen,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut