Kasus Narkoba di Malut Terus Meningkat

  • Bagikan
Direktur Resnarkoba, AKBP Mirzal Alwi dan Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar menujukan sejumlah barang bukti kasus Narkoba

TERNATE – Kasus penyalanggunaan Narkoba di Maluku Utara (Malut), kian meningkat setiap waktu. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Malut, mencatat penanganan kasus Narkoba terus meninggal selama tiga bulan terakhir.

Direktr Resnarkoba Polda Malut, AKBP Mirzal Alwi, Mirzal menyebutkan bahwa Malut khususnya Ternate merupakan kawasan dengan tingkat kerawanan peredaran dan penggunaan narkoba yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini bisa dilihat dari penemuan pada bulan Juni  tahun 2018 ini terdapat 7 kasus, selang dua bulan Polda Malut bisa meringkus 24 orang tersangka dengan rincian laki-laki 22 orang tersangka dan  2 orang wanita.

“Ke 24 tersangka ini diringkus dari 18 kasus selama bulan Agustus 2018 dengan barang bukti ganja  292.32 gram dan Shabu 57,7 gram,” ungkap Mirza didampingi Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar kepada wartawan, Selasa (4/9/2018).

Dengan jumlah tersangka dan barang bukti di periode Januari sampai Agustus 2018 ini, berarti kasus Narkoba di Malut khususnya Kota Ternate meningkat dratis. Jika dibandingkan dengan pengungkapan pada  Agustus 2017, hal ini mengalami  peningkatan 80 persen.

“ Ada 10 kelurahan yang dijadikan operasi antara lain Kelurahan Ngade, Toboko, Tanah Tinggi, Gamalama, Stadion, Tanah Raja, Salahudin, Kalumata, Soa dan Tabona,” terangnya.

Mirzal berharap media sebagai perantara informasi juga bisa bekerjasama dalam memberikan informasi jika mendapati di sekitar lingkungan dengan kasus Narkoba seperti ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut