6 Jamaah Haji Morotai ‘Tertinggal’ di Ternate

  • Bagikan
Penyambutan kedatangan Jamaah Haji Pulau Morotai di Kantor Bupati Pulau Morotai

DARUBA – Setelah melaksanakan ibadah haji, 37 dari 43 jamaah haji asal Pulau Morotai, kini telah tiba di Daruba dengan menumpangi pesawat Wings Air. Para jamaah disambut langsung Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma, Ketua DPRD dan anggota DPRD serta pimpinan SKPD.

Kepala Kemenag Pulau Morotai, Hi Qubaiz Baba menjelaskan rombongan jamaah haji Pulau Morotai yang tergabung dalam Kloter 9 sebanyak 43 jamaah, terdapat 6 jamaah masih belum bisa kembali bersama rombongan ke Pulau Morotai karena berhalangan sakit.

“Mereka (6 jamaah yang terdiri 4 perempuan 2 laki-laki) sementara masih dirawat di Ternate. Tapi perawatannya tidak di Rumah Sakit, hanya di rumah keluarga, nanti kalau sudah sembuh baru mereka di bawah ke Morotai. Jadi rombongan yang datang hari ini hanya 37 orang,” kata Qubais, Rabu (5/9/2018).

Jamaah yang masih tinggal di Ternate karena pertimbangan kesehatan yakni Pajola Aloha, Agus Tri Joko, Ruslia H. Marua, Rosnani Soleman, Jaria Ismail dan Suryani Hi Umar.

Sementara Kasubang Kesra Pulau Morotai, Sahril Totona mengaku hal yang berbeda. Menurutnya, 6 jamaah haji yang tidak kembali ke Pulau Morotai bukan sakit tetapi mereka merupakan warga Kota Ternate yang mendaftar haji menggunakan kuota Pulau Morotai.

“6 orang yang tinggal itu, berdomisili di Ternate, hanya saja mendaftar hajinya di Kabupaten Pulau Morotai,” singkatnya.

Pada kesampatan itu, Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma meminta salah satu dari jamaah haji dapat menceritakan kejadian-kejadian dialami selama di tanah suci, dengan harapan agar yang belum menunaikan ibadah haji bisa mendapat bekal pengetahuan dan pengalaman dalam ibadah haji. Sehingga kelak, bila dipanggil oleh Allah untuk berhaji, sudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang memperlancar ibadah haji.

“Mudah-mudahan benih dari cahaya makahdi bisa disumbangkan ke Kabupaten Pulau Morotai untuk kesejahteraan masyarakat Morotai. Dan terutama para jamaah harus menjaga elektabilitas hajinya, anda harus membuat sebuah perubahan secara total, dan tidak lagi mengulangi hal-hal yang bertentangan dengan haji. Semoga menjadi haji yang mabrur,”  harap Asrun. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut