Komisioner KPU Halteng Terancam 6 Tahun Penjara

  • Bagikan
Barang bukti Mobil milik Komisioner KPU Halteng Muh Tilawah saat Laka Lantas di Gunung Roti beberapa waktu lalu

WEDA – Oknum Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng, Muh Tilawah terancam hukuman 6 tahun penjara. Muh Tilawah ditetapkan sebagai tersangka kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) dan berkasnya dinyatakan P21 (lengkap) sehingga siap disidangkan di Pengadilan Soa Sio Tidore.

Laka Lantas yang melibatkan dua mobil ini terjadi di gunung roti Desa Nusliko Kecamatan Weda, Halteng pada Kamis 29 Maret 2018 lalu. Akibanya, satu orang meninggal dunia dan dua orang lainya mengalami luka-luka.

“Pada kejadiaan Laka Lantas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia,  Penyidik Lantas Polres Halteng menetapkan salah satu Komisioner KPU Halteng, Muh Tilawah sebagai tersangka,” kata Kasi Pidum Kejari Weda, Karel Benyto kepada KabarMalut di ruang kerja, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, dalam berkas kasus Muh Tilawah, penyidik Polres Halteng menjerat tersangka pasal 310 ayat (2) dan ayat (4) Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

“Muh Tilawah disangkakan melanggar pasal 310 ayat (2) dan ayat (4) UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” jelasnya.

Kejari Weda sendiri berencana dalam waktu dekat bakal melimpahkan berkas tersangka Muh Tilawah ke Pengadilan Soa Sio Tidore untuk disidangkan.

Perlu diketahui, satu korban meninggal dunia pada Laka Lantas ini yakni Jusmin Jahir (30) alamat Moreala Patani Barat. Sedangkan dua korban luka-luka diantaranya Najid Akri (34) alamat Moreala Kecamatan Patani Barat dan Arman Jainda (29) alamat Loleo Kecamatan Weda Selatan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut