Dokter RSUD Labuha Diduga Salah Diagnosa Panyakit Pasien

  • Bagikan
RSUD Labuha

LABUAH – Oknum dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha Kabupaten Halmaher Selatan (Halsel),  diduga lalai menjalankan tugas sebagai dokter. Pasalnya salah satu pasen Loisa Terloit yang masuk berobat pada tanggal 7 Agustus dengan keluhan sakit di bagian kedua kakinya, oleh dokter RSUD Labuha mengadiaknosa Loisa menderita penyakit jantung.

“Kesalahan diagnosa, tidak ada korban dan itu tidak begitu bermasalah. Bukan malprkatek,” ucap Evret anak dari Loisa saat dikonfirmasi KabarMalut melalui sambungan telepon, Minggu (9/8/2018).

Menurut Evert, pada saat pemeriksaan laboratorium, dokter RSUD Labuha memvonis Ibunya mengalami gagal jantung, sehingga terjadi penghimpitan pembulu darah di kaki kiri. Namun selama satu minggu ditangani di RSUD Labuha, kondisi kesehatan Ibunya tidak membaik.

“Karena selama satu minggu di RUSD Labuha tidak ada perubahan. Sehingga pada tanggal 18 kita ambil langkah rujuk ke Manado,” ungkap Evret.

Lanjut Evrey, setelah diperiksa Dokter di salah satu rumah sakit di Manado, Ibunya tidak menderita penyakit gagal jantung seperti yang dikatakan dokter RSUD Labuha.

“Sampai saat ini jantung Ibu kami biasa-biasa saja. Jadi sekarang hanya pengobatan di kaki saja,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Evert, dengan berbobat di Manado kesehatan Ibunya mulai membaik. Jika tetap bertahan di RUSD Labuha, tidak mungkin Ibunya dapat disembuhakan karena obat yang diberikan tidak sesui penyakit yang diderita Ibunya.

“Untung kami ambil langka rujuk ke Manado sehingga dapat mengetahui penyakit yang diderita ibu kami. Kalau bertahan di sana (Labuha) lebih bahaya itu,” tuturnya.

Dirinya berharap kepada Pemkab Halsel agar lebih perhatian di bidang kesehatan.

“Pihak RSUD juga lebih berhati-hati.  Jangan kontrak tenaga dokter yang tidak punya keahlian di bidangnya,” tutup Evret. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut