Penyelenggara Pemilu Wajib Umumkan Hubungan Kekerabatan dengan Caleg

  • Bagikan
Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin saat memberikan materi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas SDM Bagi Bawaslu Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Malut di Ballroom Muara Hotel, Kamis (13/9/2018) siang.

TERNATE – Bagi Penyelenggara Pemilu apakah Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan jajarannya, diwajibkan secara terbuka mengumumkan kepada publik apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan peserta pemilu khususnya Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin mengatakan setiap penyelenggara Pemilu diharuskan untuk menyatakan secara terbuka baik secara internal di institusi penyelenggara masing-masing (melalui forum rapat pleno) dan kepada publik melalui media masa. Dalam rapat apabila memiliki hubungan keluarga (ayah atau ibu, isteri atau suami dan anak) atau sanak saudara kandung (kakak atau adik) dengan calon peserta Pemilu khususnya Caleg DPR-RI, DPD-RI atau DPRD.

“Hukumnya wajib bagi seluruh penyelenggara baik anggota KPU, Bawaslu dan jajaran di setiap jenjang untuk memenuhi ketentuan tersebut setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DPT),”  ujar Muksin saat memberikan materi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas SDM Bagi Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Provinsi Malut yang berlangsung di Ballroom Muara Hotel, Kamis (13/9/2018).

Ketentuan itu sendiri, ujar Muksin, telah diatur dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

“Khusus bagi jajaran di pusat, provinsi dan kabupaten atau kota, wajib disampaikan di media masa. Sedangkan bagi penyelenggara adhoc di level kecamatan dan desa atau kelurahan hingga TPS, cukup menyampaikan di papan pengumuman kantor masing-masing,” tuturnya.

Bawaslu sendiri telah mengidentifikasi sejumlah caleg yang memiliki hubungan kekerabatan langsung dengan para calon.

“Ada di tingkat provinsi maupun kabupaten kota yang anaknya, suami, serta saudara kandung yang maju sebagai Caleg. Nantinya, setelah penetapan DCT, mereka wajib umumkan baik secara internal maupun pada publik,” tukasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut