Pasca Putusan PSU, Ini Hasil Sementara Pilgub Malut

  • Bagikan
Sidang PHP Pilgub Malut 2018 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA – Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memetuskan hasil Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) 2018, untuk dilaksanakan Pemumutan Suara Ulang (PSU) di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Sananan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kecamatan Taliabu Barat (Talbar) Kabupaten Pulau Taliabu (Talbar) serta 6 Desa di Kecamatan Kao Teluk Kabupaten Halmahera Utara.

Keputusan MK dilaksanakan dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur Malut 2018, yang digugat Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3 Abdul Ghani Kasuba dan M Al Yasin Ali (AGK-YA) sebagai Pemohon atas penetapan KPU Malut (Termohon), Senin (17/9/2019).

Lalu bagimana dengan hasil perolehan sementara masing-masing Paslon setelah keputusan MK?. Sesuai data hasil pleno yang dikumpulkan KabarMalut, Paslon AGK-YA mengungguli perolehan suara dari Paslon Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI), Burhan Abdurrahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI) dan Muhamad Kasuba- Madjid Husen (MK-MAJU).

Berikut data pleno hasil Pilgub Malut tingkat Provinsi, Kecamatan Sanana, Kecamatan Talbar dan 6 Desa :

Jika mengacu pada tabel di atas, maka Paslon AGK-YA memimpin perolehan suara sementara dengan total 167.378 suara dari AHM-RIVAI yakni 163.227 suara atau selisih suara kedua Paslon sebesar 4.151 suara (167.378 – 163.227).

MK memerintah KPU untuk segera melaksanakan PSU selambat-lambatnya 45 hari setelah putusan dan melaporkan hasilnya paling lambat 7 hari setelah PSU dilaksanakan. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut