Warga Butuh Perubahan, AHM-RIVAI Optimis Menangkan PSU

  • Bagikan
Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damopoli

TERNATE – Meski Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) 2018, digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua kecamatan yakni Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu serta 6 desa di Kecamatan Kao Teluk, Halmahera Utara (Halut). Pasangan calon (Paslon) Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI), tetap optimis bakal memenangkan PSU, karena manyoritas warga Malut butuh perubahan.

Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damopoli tetap optimis memenangkan PSU.  Warga di wilayah PSU bakal memilih pasangan nomor satu karena semangat perubahan.

“Kami optimis warga di wilayah PSU pasti memilih AHM-RIVAI. Maluku Utara butuh perubahan,” kata Sawal kepada KabarMalut, Rabu (19/9/2018).

Sawal membeberkan alasan lain rakyat memilih pasangan nomor satu, yaitu kinerja Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) memimpin Malut dinilai gagal dan meninggalkan banyak masalah pemerintahan. Seperti halnya yang kini masih hangat di benang masyarakat Malut, yakni hutang Pemprov mencapai Rp 500 miliar dan 27 Izin Usaha Pertambangan (IUP) ilegal.

“Tentang kinerja AGK, publik bisa menilai sendiri. Bagaimana harus dilanjutkan,” ungkap Sawal.

Jubir AHM-RIVAI juga menghimbau kepada relawan dan simpatisan tetap solid dan mengawasi aktivitas politik lawan politik. Pasalnya, mulai merebak isu money politic yang akan dilakukan secara masif.

“Namun, kami yakin, masyarakat tidak akan terpengaruh dengan imingan uang dan janji manis. Masyarakat butuh perubahan,” terangnya.

AHM-RIVAI juga meminta netralitas aparat keamanan, PNS dan penyelenggara demi menjaga iklim dan kwalitas demokrasi pada pelaksanaan PSU nanti. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut