Anggaran Disalahgunakan Kades, Pembangunan Dapur Sehat Tak Kunjung Selesai

  • Bagikan
Pembangunan Dapur Sehat di Desa Sambiki Tua yang tak kunjung selesai

DARUBA – Proyek pembangunan dapur sehat di Desa Sambiki Tua, Kecamatan Morotai Timur tahun 2017, tak kunjung selesai pembangunannya, royek senilai Rp 459 juta untuk 17 unit dapur sehat ini anggarnya sudah dicairkan sejak 2017 silam namun diduga disalahgunakan oknum Kepala Desa (Kades) Sambiki Tua, Dalsam Lalopa.

Seorang warga penerima bantuan dapur sehat mengaku, ketika pembangunan dilakukan Kades meminta dirinya untuk berhutang material di toko sebesar Rp 23,5 juta dan akan diselesaikan Kades. Namun janji Kades tidak ditepati hingga kini dan kembali menjanjikan bakal membayar hutang tersebut jika anggaran telah cair.

“Waktu itu kepala desa sandiri suruh saya berhutang  di toko Rp 23,500 juta, alasan kepala desa katanya nanti dia selesai urusan balik baru bayar. Namun sampe saat ini belum dibayar, saya tagih terus cuman Kades bilang tunggu pencarian, setahu kami anggaran itu sudah cair, bagaimana Kades bilang tunggu pencarian,” ungkap warga yang enggan mau di publish namanya itu kepada KabarMalut, Senin (24/9/2019.

Akibatnya, pembangunan dapur sehat di Desa Sambiki Tua belum selesai dikerjakan, bahkan sebagian lainnya baru dibagun pondasinya. Sementara anggaran untuk program dapur sehat, diduga sudah dicairkan dan habis digunakan untuk kepentingan lain.

Sebagian Bangunan Dapur Sehat hanya dibagun pondasinya karena tidak miliki anggaran

Bendahara Desa Sambiki Tua, Rahayu Haya saat dikonfirmasi mengatakan, anggaran untuk dapur sehat 2017 sudah dicairkan dan diserahkan secara keseluruhan kepada Kades Dalsam Lalopa usai pencairan. Hal ini dilakukan karena, Kades mengaku bakal menyalurkan ke masyarakat penerima bantuan serta membayar materian pembangunan.

“Saat pencairan, memang saya yang ambil di bank, namun setelah pencairan Kades langsung ambil samua uangnya dengan alasan untuk pembelian material pembagunan dapur sehat,” ungka Rahayu.

Rahayu mengaku tidak mengetahui lagi anggaran dapur sehat masih tersimpan di Kades atau sudah disalurkan. Sebab pasca pengambilan oleh Kades, hingga kini Kades tidak lagi melaporkan penggunaanya.

“Saya sudah undur diri dua minggu yang lalu, karena saya tidak mau berurusan dengan masalah ini.  Karena uang samua kapala desa yang kelola tanpa melibatkan saya, entah uang tersebut sudah abis atau belum saya tidak tahu lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Sambiki Tua, Dalsam Lalopa hingga kini belum bisa dikonfirmasi, no handphone miliknya saat dihubungi wartawan tidak bisa tersambung. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut