Kasus Kades Gumira Masih Lidik

  • Bagikan
Kasat Reskim Polres Halsel, AKP Gede Atmaja

LABUHA – Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan pada dokumen desa dan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Gumira, Jaerudin Badarudin, kini masih tahap penyelidikan oleh penyidik Polres Halmahera Selatan (Halsel).

“Soal Kades Gumira masih lidik,” ungkap Kasat Reskrim Polres Halsel, AKP Gede Atmaja kepada KabarMalut, Senin (24/9/2018).

Untuk mengungkap dugaan tersebut, penyidik telah memeriksa empat orang saksi. Bahkan Kades Jaerudin juga dipanggil penyidik.

“Yang jelas sudah dipanggil,” tegasnya, sembari berkata masalah Kades Gumira pasti ditindak lanjuti.

Terpisah, Wakil Ketua Devisi Advokasi dan Hukum Halmahera Corruption Watch (HCW) Malut, Rajak Idrus mendesak Polres Halsel segera menyelesaikan dugaan kasus yang melibatkan Kades Gumira. Rajak mengatakan, belakangan banyak laporan terkait DD dilaporkan sehingga Polres harus menyelesaikan agar ada efek jera bagi Kades yang lain.

“Polres harus serius, karena kasus Dana Desa di Halsel sudah cukup banyak. Jika Polres tidak serius dalam penanganan kasus tersebut, maka para Kades itu terus melakukan kejahatan korupsi Dana Desa,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut