Nasib CPNS Tenaga Kesehatan Terancam

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Akhmad Rajak

LABUHA – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2018 sebentar lagi dibuka, namun hal ini menjadi kendala bagi CPNS dari tenaga kesehatan yang belum memiliki Surat Tanda Regestrasi (STR). STR adalah bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Dengan STR, maka perawat, bidan dan dokter dapat melakukan aktivitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Ahkmad Rajak saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sementara berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Penelitian dan Pengembangan Derah (BKPPD) terkait hal tersebut. Tenaga kesehatan yang tidak memiliki STR maka tidak bisa ditempatkan di bagian pelayanan.

“Sementara kita membutuhkan pelayanan. Jika kita menerima maka yang rugi daerah, karena tidak bisa dipakai,” kata Rajak, Senin (24/9/2018).

Sementar untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) Daerah maupun PTT dari Pusat, baik dokter, perawat dan bidan, bisa ikut CPNS yang penting ada rekomendasi dari Kepala Dinas.

“Mereka bisa ikut seleksi karena sudah memiliki STR,” ujarnya.

Terkait hal ini, Kepala BKPPD Halsel, Marten Puka Puka belum dapat dikonfirmasi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut