Tiga Staf Ahli Menteri Bergabung ke Media Online Indonesia

  • Bagikan
Dewan Pendiri Media Online Indonesia, Rudi Sembiring (kanan) bersama Staf Ahli Menteri

JAKARTA – Tiga staf ahli Kabinet Kerja Joko Widodo (Jokowi) menyatakan siap bergabung dan  menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Media Online Indonesia. Ketiganya yakni Staf Khusus Menteri Koordinator Politik, Keamanan dan Hukum (Menko Polhukam) Bidang  Hukum, Dr Indra Fahrizal, Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Anti Teroris, Prof Sri Yunanto dan Prof Dr Henri Subiakto SH MH, Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan  Informasi (Kominfo).

“Ini merupakan kebanggaan bagi Media Online Indonesia karena para pengurusnya para pakar dengan gelar Doktor,” ungkap Ketua Dewan Pendiri Media Online Indonesia, Rudi Sembiring seusai melakukan audiensi ke Kominfo, Senin (24/9/2018).

Mantan aktivis buruh ini, menceritakan audiensinnya bertemu dengan prof Dr Henri Subiakto sekitar pukul 09.09 WIB tadi.

“Beliau pakar dari UU ITE dan pemakarsa lahirnya ITE di dunia maya,” jelas Rudi, didampingi, Edy Prabowo.

Saking apresiasinya, lanjut ‘halak’ Batak Karo ini, Prof Dr Henri meminta anggota Media Online Indonesia tak hanya sebatas media online, juga media sosial dan e-commers.

“Masa depan itu ada di media online,” tandas Rudi mengutip pandangan Prof Dr Henry.

Dia juga menjanjikan Media Online Indonesia menjadi konsituen Dewan Pers.

“Kata prof Henri Media Online Indonesia sangat bagus mewadahi media online, sehingga perlu diperjuangkan masuk ke Dewan Pers,” terangnya.

Rudi menyebut syarat Dewan Pers memiliki 15 DPW dan 200 perusahaan media online.

“Syarat itu Insya Allah terpenuhi,” ujar Rudi saat audiensi dengan anggota Dewan Pers, Henry CH Bangun beberapa waktu lalu.

Sementara dengan dua staf khusus Menko Polhukam kerja sama akan dilakukan dalam penanggungan teroris lewat jurnalistik.

“Jadi bagi Dr Sri, Media Online Indonesia, punya andil menanggulangi teroris, termasuk menjaga NKRI dan kebhinekaan,” cetusnya.

Kerja sama akan dilakukan setelah Munas pertama di hotel Grand Cempaka 27-28 September besok. Yang rencana dihadiri Menkominfo Rudiantara. Kerjasama ini akan berlangsung di setiap provinsi.

“Kita ingin berbeda dengan terdahulu,” jelas Rudi mengakhiri obrolan di Sekretariat Munas,  Thamrin City tower Jakarta Pusat. (Rel/Lian/rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut