6 Tahun Jadi DPO, Mantan Kasir PDAM Ternate Berhasil Diciduk

  • Bagikan
DPO Kasus Korupsi PDAM Ternate, Ferry Natsir (lingkaran merah) saat diamankan tim gabungan Jaksa

TERNATE – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate berhasil menciduk terpidana kasus korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate tahun 2007-2008 atas nama Ferry Natsir alias Fery. Penangkapan pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 6 tahun sejak 2012 ini, beralngsung sekira pukul 14.00 WIB di lokasi PT Indomarsan, jalan Sidang Laut Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara Kompleks Pelabuhan Peti Kemas Bogasari Tanjung Priok Jakarta.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan, penangkapan Ferry tim jaksa gabungan dari Malut dibantu oleh Kejari Jakarta Utara, terpidana sebelumnya telah ditetapkan sebagai DPO oleh Kejati Malut sejak tahun 2012 berdasarkan surat Putusan MA RI Nomor :2348 K/Pid.Sus/2011 tertanggal 21 Feb 2012. Terpidana merupakan terlibat kasus korupsi PDAM tahun 2007-2008 saat menjabat sebagai Pelaksana Seksi Keuangan di kantor PDAM Ternate dan ditugaskan di bagian Kasir menerima pembayaran rekening air dari pelanggan, namun tidak disetor dan digunakan untuk kepentingan pribadi sehingga  merugikan keuangan negara sebesar Rp 311 juta.

“Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI tersebut, terdakwa dijatuhi pidana  penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsider kurungan selama 3 bulan serta menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 311 juta  subsider  1 bulan kurungan,” kata Apris kepada KabarMalut, Selasa (25/9/2018) malam.

Apris menunturkan, penangkapan terpidana untuk dieksekusi berdasarkan Surat Perintah Pelaksaan Putusan Pengadilan dari Kepala Kejari Ternate dengan nomor : Print-705/S.2.10/Euh.1/09/2018 tertanggal 19 September 2018 dan Surat Perintah Operasi Intelijen Kepala Kejaksaan Tinggi Malut dengan nomor : Printops-14/S.2.3/Dps.1/08 /2018 tanggal 21 Agustus 2018.

“Ketua Tim Arif Budiman, Koordinator pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Malut dan Toman Ramandey Kasi Pidsus Kejari Ternate dibantu oleh Kasi Intel Kejari Jakarta Utara dan Kasubsi Sospol Bidang Intilejen Kejari Jakarta Utara beserta Staff,” jelas Apris.

Ia menambahkan, saat ini terpidana masih diamankan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung dan direncanakan terpidana akan dibawah oleh Tim Kejati Malut dan Kejari Ternate menuju Ternate dengan mengunakan pesawat Batik Air dan diperkirakan tiba di Ternate pukul 15.30 WIT besok. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut