Jual Bantuan Rastra, Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Kades Koititi

  • Bagikan
Demo desak Polisi tangkap Kades Koititi yang diduga jual bantuan sosial beras kesejahteraan

TERNATE – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Peduli Kesejathraan Desa Koititi, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut). Dengan menggunakan mobil Pick Up dilengkapi sound system, massa mendesak Polisi segera menangkap Kades Koititi, Musli Marassabesy yang diduga menjual bantuan sosial berupa beras sejaktera (Rastra) milik masyarakat.

Koordinator lapangan (Korlap), Hafik Abdurahman mengatakan, stigma negatif secara masif terjadi di Desa Koititi karena melibatkan Pemerintah Desa (Pemdes) Koititi, atas distribusi bantuan Rastra dari Kementrian Sosial yang diperuntungkan masyarakat desa namun oleh Pemdes dijual ke warung Sambako.

“Ini sudah melanggar aturan, beras tersebut itu bukan untuk dijual karena sesuai aturan dalam undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang adimistrasi pemerintahan dan undang-undang nomor 6 tahun 2014, setiap keputusan kepala desa kemudian menegaskan tugas Pemerintah Desa sebagai wadah harus mensejahteran rakyat, bukan malah dijadikan pedagang dadakan jaman now yang malah merugikan masyarakat Koititi sendiri,” kata Hafik dalam orasinya, di depan Polda Malut, Selasa (25/9/2018).

Hafik menunturkan, Pemerintah Desa yang seharusnya menjadi instrumen penyaluran bantuan, namun malah melakukan penyelangunaan dengan menjual beras sejahtera kepada pedagang sembako.

“Kami meminta agar kirannya ini menjadi perundingan bagi lembaga supermasi hukum (Polisi) karena ini merupakan sebuah kejahatan sosial terstruktur yang telah jelas melanggar undang-undang nomor 31 tentang tindak pidana korupsi pasal  2 ayat 1 dan pasal 3,” tegasnya.

Massa mendesak aparat kepolisian terutama Polres Halmahera Selatan (Halsel) agar secepat mungkin menuntaskan kasus korupsi bantuan Rastra di Desa Koititi Kecamatan Gane Barat dengan penahanan pelaku. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut