Evaluasi Pancapaian PAD, Walikota Harap Lurah Maksimalkan Kinerja

  • Bagikan
BP2RD Gelar Rapat Evaluasi Inventalisir PBB Bersama Lurah Se-kota Ternate yang dihadiri Walikota Ternate, Burhan Abdurrahman

TERNATE – Guna menekankan pencapaian target realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam mendorong Pendapatan Asli Daera (PAD)  Kota Ternate tahun 2018, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) menggelar rapat Evaluasi pencapaian PBB bersama Lurah se-Kota Ternate.

“Rapat evaluasi pencapaian PBB ini dalam rangka menginventarisir permasalahan kendala dan hambatan yang kita dapatkan di lapangan saat ini,” ujar Kepala BP2RD Ternate, Ahmad Yani Abdurahman kepada Kabar Malut usai rapat evaluasi di Kantor Walikota Ternate, Rabu (26/9/2018).

Menurut  Yani, setelah  evaluasi di lapangan dari 7 kecamatan, nampak kinerja kerja petugas kelurahan agak kurang sehingga pencapaian pajaka PBB menurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Namun ada kesepakatan dan komitmen pihak Lurah, disisa waktu tiga bulan ini bisa bekerja maksimal untuk memenuhi target yang dicanangkan.

“Para petugas kelurahan maupun para Lurah telah sepakat dan berkomitmen untuk  mengejar ketertinggalan mereka, karena dibandingkan dengan tahun lalu dan tahun ini sangat menurun,” jelasnya.

Walikota Ternate Buhran Abdurrahman juga telah menginstruksikan para Lurah bisa merealisasikan target pajak PBB sebesar sebesar Rp 6 miliar. Jika disisa waktu, terdap Lura yang tidak maksimala bekerja sehingga tidak mencapai target, maka resokinya bakal dievaluasi.

“Dalam pertemuan kita sudah sepakati bersama dan Walikota janji akan menegur terhadap para Lurah maupun petugas kelurahan yang tidak mencapai target sesuai yang diharapakan pemerintah daerah, dan akan beresikoa terhadap Lurah, kalau tidak mencapai target dalam tahun ini,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Ternate Burhan Abdurahman, mengatakan  mengevaluasi kembali terhadap kinerja Lurah dalam rangka penekanan peningkatan PAD dari sektor PBB, agar dengan sisa waktu ini pendapan PBB bisa maksimal, karean sekarang baru mencapai 75 persen.

“Agar bisa capai seperti tahun lalu yakni 100 persen, maka  semua harus maksimal,” tegas Burhan.

Walikota berjanji, 30 Oktober nanti akan kembali evaluasi dengan harapan Lurah yang sudah terima pungutan pembayaran PBB, segerah bekerja dengan giat untuk melakukan penagihan PBB.

“Untuk PAD, sistem pembayaran di Kota Ternate kita akan ubah dan arahkan sistemnya non tunai, sehingga menghindari semua itu berdasarkan surat keputusan,” pungkasnya. (Pn/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut