Realisasi KUR dan UMi Masih Rendah

  • Bagikan
Aktivitas Nasabah yang sedang antrian di salah satu bank

TERNATE – Kanwil Pembendaharaan Maluku Utara (Malut) terus gencar melakukan sosialisasi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi). Hal ini dilakukan karena penyaluran KUR dan UMi masih terbilang rendah.

Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II-B Kanwil Pembendaharaan Malut, Avviz Elfarij mengaku penyaluran UMi di Malut masih terbilang masih jauh dari target jika  dibandingkan dengan KUR. Sehingga sosialisasi untuk UMi terus dilakukan.

“Realisasi Ultra Mikro baru mencapai Rp 158 juta dengan jumlah debitur sebanyak 20. Hal ini tentunya terbilang masih jauh dari target kita,” ungka Avviz kepada KabarMalut, Jumat (28/9/2018).

Sementara realisasi KUR, hingga periode Agustus 2018 baru mencapai Rp 187,87 miliar dengan debitur penerima KUR 5.750.

“Untuk KUR  ada tiga sektor penerima, terbesar yakni sektor perdagangan, sektor pertanian dan perkebunan serta akomodasi dan makanan,” jelasnya.

Avviz menambahkan, daerah terbesar penerimaan KUR yakni Kota Ternate yakni 26,55 persen, Halmahera Utara 13,91 persen, dan Kota Tidore hanya 12,80 persen. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut