Dugaan Korupsi di Panwaslu Halut Segera Diselesaikan

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua

TERNATE – Penanganan kasus dugaan korupsi di Panitia Penyelenggara Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang merugian negara senilai Rp 3,4 miliar tahun 2015 silam, proses penyelesaiannya akan diteruskan oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Tobelo.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan,kasus dugaan korupsi Panwas diminta kepada Kejari Halut untuk segera diselesaikan.

“Berdasarkan hasil gelar bahwa Kepala Kajati Malut sudah memberikan petunjuk terkait penyelesaiannya. Sehingga diminta kepada Kejari Tobelo harus menindaklanjuti kasus tersebut,” kata Apris kepada KabarMalut, Sabtu (29/9/2018).

Sekedar diketahui, kasus dugaan korupsi di Panwaslu tahun 2015 mencuat setelah dikeluarkannya audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2016 terdapat temuan senilai Rp 3,4 miliar yang belum dipertanggungjawabkan oleh Panwaslu. Uang tersebut bersumber dari  dana Bantuan Sosial (Bansos), senilai Rp 5 miliar untuk digunakan pada proses Pemilihan Bupati kala itu. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut