Setahun Lebih Pimpin Dolik, Kades Iswadi Terus Ukir Prestasi

  • Bagikan
Foto Bersama Kades Dolik, Iswadi Ishak ketiga dari kiri, Dirjen Kememdes, Taufik Majid (Tengah) dan Kadis PMD Halsel, Bustamin Soleman (Batik hijau)

LABUHA – Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara (Garut) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dibawa kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Iswadi Ishka terus mengukir prestasi. Iswadi yang dilantik Bupati Halsel, Bahrain Kasuba pada awal 2017 lalu itu, langsung melakukan perubahan di Desa Dolik terutama di bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa melaui Dana Desa (DD) yang dikelola bersama masyarakat.

Kurang lebih 1 tahun lebih menjabat Kades, Iswadi sudah membuktikan pembangunan di bidang infrastruktur yakni rehab Masdji Al-Amin Desa Dolik, pembangunan pasar desa dalam proses pembangunan dan infrastruktur lainnya. Sedangkan di bidang pemberdayaan masyarakat desa, Iswadi lebih memilih di sektor pertanian.

“Sementara saya konsentrasi tanaman hortikultura atau tanaman bulanan. Yang sudah realisasi itu pengadaan bibit jagung dan bawang merah,” ungkap Kades Dolik, Iswadi Ishak kepada KabarMalut, Minggu (30/9/2019).

Pemberdayaan masyarakat desa terus digenjot oleh pemerintah desa, Kades Iswadi juga selalu diundang dalam kegiatan-kegiatan terkait pembangunan desa baik di tingkat lokal maupun nasional. Belum lama ini Iswadi diundang secara khusus oleh Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendes RI dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kerjasama dan Kemitraan Untuk Desa Membangun Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta pada Rabu 26 sampai Jumat 28 September pekan kemarin.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel Bustamin Soleman dan Kadis DPMD Provinsi Malut, Mhotar Umamit. Sedangkan untuk Kades, hanya Kades Dolik Iswadi Ishak yang diundang.

Terkait kegiatan itu, Kades Iswadi menurutkan hubungan kerja sama dan kemitraan bersama pihak ketiga juga penting. Jika memang itu ada sektor yang menguntungkan terhadap desa dalam mendorong Pendapat Asli Desa (PADes). Tinggal memperhatikan sektor mana dan apa yang perlu dikerja samakan, terpenting semua adalah semangat dan kepedulian untuk itu.

“Bagi saya tidak akan mungkin membangun sebuah desa dengan sendiri tanpa meminta dukungan baik dari pemerintah maupun pihak yang lain yang merasa memiliki perubahan,” tutup Dodi spaan akrab Kades Dolik. (PN/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut