Polwan MoU Bersama BKMT dan Kemenag Ternate

  • Bagikan
Penandatanganan MOU antara Polres Ternate, BKMT Ternate dan Kemenag Ternate tentang Polwan Dakwah Humnis

TERNATE – Polisi Wanit (Polwan) Polres Ternate  menandatangni Nita Kesepakatan atau Momerendum Of Understanding (MoU)  dengan Badan Kontak Majeli’s Taklim (BKMT) Kota Ternate dan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Ternate tentang program ‘Polwan Dakwah Humanis’ yang berlangsung di aula  Nurhasanah Gedung Kemenag Ternate, Senin (1/10/2018).

Penandatanganan MOU dilakukan Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, Kepala Kantor Kemenag Ternate  H Adam Ma’ruf dan Ketua BKM Ternate Hj Wahidawati Pake. Usai penandatanganan MOU diwarnai dengan pemberian Donasi untuk bantuan para korban Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala yang terjadi beberpa hari kemarin.

Kapolrea Ternate, AKBP Azhari Juanda usai penandatanganan MOU kepada KabarMalut mengatakan adanya  satu pemahaman bersama bahwa keluarga sangat penting untuk mendidik anak-anak, pendidikan pertama adalah ahlak yang berasal dari Rumah Tangga dan yang paling berperan adalah ibu-ibu.

“Kerja sama seperti ini diharapkan peran seorang ibu  mampu menghindarkan anak-anak  mereka dan keluarga mereka dari perbuatan-perbuatan melanggar hokum,  contoh pelanggar lalulintas itu bisa dididik melalui Rumah Tangga,” kata Azhari.

Menurutnya yang bisa masuk ke komunitas ibu-ibu hanya Polwan, maka personil Polwan diterjunkan untuk  melakukan dakwah melalui BKMT Kota Ternate, karena BKMT ini perannya sangat strategis dalam rangka untuk membina ummat.

“Dalam konsep berpikir saya BKMT ini merupakan mitra strategis Polres Ternate dalam rangka untuk membina ummat menuju ummat yang berahlak baik, mulai dari seorang ibu. Sehingga harapanya setelah adanya kegiatan Polwan ini otomatis ibu-ibu lebih paham bagimana kita mengontrol anak  untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum atau melakukan pelanggaran yang merusak masa depan  mereka. Sebab, kegiatan seperti ini akan memberikan konstribusi positif bagi Kamtibmas itu sendiri,” akuinya.

Lanjut Kapolres, pihaknya memulai dari lingkungn terkecil, sehingga setelah kegiatan ibu-ibu yang terlibat dalam majelis taklim dapat menyampikan  ke lingkungan sekitarnya dan juga dapat memberikan informasi kepada kepolisia  apa bila di lingkungn sekitar ada hal-hal yang negatif seperti Miras, Narkoba, prostitusi dan lain-lain, sehingg bekerja sama memberikan informasi agar bisa tindak.

“Kalau kita hanya melakukn penegakan hukum terus, maka ini tidak akan pernah selesai sampai kapan pun, sehingga kami juga perlu melakukan tindakan preventif  dan ini salah satunya kegiatan kami bekerja sama dengan BKMT ini, mudah-mudahan memberikan dampak positif,” harapnya.

Mantan Kapolres Tikep ini menambahkan, kegiatan ini tidak menutup kemunkinan pihaknya akan bekerja sama dengan komunitas lain, baik itu PKK atau komunitas ibu-ibu yang lain. Tujuannya adalah menciptakan Kamtibmas dengan cegah dan deteksi dini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Ternate, H.Adam Ma’ruf mengatakan tanggungjawab  dari sisi pembinaan ummat itu secara teknis ada di Kemenang,  tapi jika dilihat dari sisi secara umum, maka sebenarnya tidak hanya Kemenag semata danharus melibatkan lintas sektor khususnya di Kota Ternate.

“Langkah yang dilakukan Kapolres Ternate sangat positif, dalam hal ini Kapolres yang punya ide tentang melibatkan  Polwan dan Majlis Taklim Kota Ternate  dengn hubungan tugas kepolisian yakni Kamtibmas  karena akhir-akhir ini banyak persoalan kriminal yang terjadi seperti, Narkoba, Miras, pencurian serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan  lain-lain, maka harus dilakukn pembinaan dasar baik dari ibu rumah tangga, Sekolah, karen ini sangat penting sekali dilakukan,” kata H Adam.

Adam berharap kerja sama ini lebih optimal lagi  dalam melakukan tanggungjawab bersama tentang pembinaan ummat beragama, karen  potensi wanita di Kota Ternate cukup banyak, maka tentu banyak hal yang harus dilakukan pendekatan-pendekatan persuasif melalui ibu-ibu rumah tangga dan para Polwan.

“Ini sangat efektif dan sangat menyentuh, karena persoalan yang timbul kebanyakan ada di wanita, maka kehadiran Polwan ini sangat menguntungkan,” tegasnya.

Nota kerja sama ini juga agar bisa ditiru oleh instansi lain, bukan hanya Polres Ternate tetapi diikuti oleh lembaga-lembaga lain supaya lebih sinegi  melihat masyarakat dari sisi agam kedepan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut