Kades Sambiki Tua Diduga Salah Gunakan Rp 459 Juta Anggaran Dapur Sehat

  • Bagikan
Plt Kepala Inspektorat Pulau Morotai, M Nabiu

DARUBA – Kepala Desa (Kades) Sambiki Tua, Dalsam Lalopa diduga kuat salah gunakan anggaran pembangunan Dapur Sehat senilai Rp 459 juta untuk kepentingan pribadi. Pasalnya, anggaran ratusan juta yang bersumber dari APBN untuk pembangunan 17 unit Dapur Sehat tahun 2017, hingga kini bukti fisiknya tidak ada.

Adanya indikasi anggaran tersebut disalahgunakan sang Kades diketetahui setelah bendahara Kades, Rahayu Haya memberitahukan sang Kades kepada kabarmalut lewat WhatsApp dirinya mengaku kepala desa menyalah gunakan anggran sejumlah dapur sehat dan mempublikasi persoalan yang dimaksud berapa waktu lalu. Berselang berapa hari kemudian pihak Inspektorat langsung ke kelapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Plt Kepala Inspektorat Pulau Morotai, M Nabiu mengaku dari hasil investigasi di lapangan ditemukan indikasi anggaran disalah gunakan, karena sebagian fisik bangunan tidak ada.  Namun, dirinya belum bisa memastikan anggaran tersebut disalah gunakan, karena  masih dalam proses pengumpulan barang bukti.

“Kades juga sudah periksa, begitu juga dengan bendaharanya, tapi kami belum bisa mengimpulkan anggarannya disalahgunakan atau tidak, karena masih mengumpulkan bukti lainnya berupa laporan anggaran dari bendahara desa. Laporan dari bendahara ini, jika sudah ada barulah dapat disimpulkan anggaran tersebut disalah gunakan atau tidak,” ucap Nabiu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (3/10/2018).

Dia berjanji, jika anggaran Dapur Sehat benar disalah gunakan, dirinya memastikan bakal membawanya ke jalur hukum untuk diproses.

“Jika disalah gunakan, tetap dilaporkan ke polisi untuk memberi efek jerah kepada yang lainnya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula ketika Bendahara Desa, Rahayu Haya mengakui setelah mencairkan anggaran  langsung ambil Kades tanpa alasan yang jelas. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut