Catut Nama Kapolres Halteng, Penipuan Minta Uang Kepada Kades

  • Bagikan
Kapolres Halteng, AKBP Andri Hariyanto

WEDA – Kasus penipuan dengan mencatut nama Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Andri Hariyanto  terjadi di Halteng, jenis penipuaan pelaku meminta transfer uang ke Kepala Desa (Kades) dengan cara ditranfer ke nomor rekening.

Kades Were, Hi  Suleman Hi Mansur yang menjadi korban telepon gelap mengatakan, Selasa 9 Oktober 2018  sekira pada pukul 11:00 WIT, ia ditelpon oleh seseorang dengan menggunakan nomor hand phone (HP) 08123000194. Pria tak dikenal itu mengaku sebagai Kapolres Halteng dan menawarkan sebuah mobil berharga Rp 30 juta, dibalik telepon pelaku memaksa Kades untuk membeli dengan DP (uang muka) sebagai tanda jadi sebesar Rp 5 juta.

“Pelaku menawarkan sebuah mobil dengan DP Rp 30 juta dan pelaku memaksakan saya agar segera mentransfer uang sebesar Rp 5 juta untuk tanda jadi ke rekening BRI,” kata Sulaiman kepada KabarMalut, Rabu (10/10/2018).

Permintaan pelaku tidak langsung diturutin Sulaiman, sehingga sekira pukul 20.00 WIT, pria yang berdialek Jawa itu kembali menghubungi  Sulaiman namun menggunakan nomor HP berbeda pula yakni 081218373887 dan kembali medesak untuk segera mentranfer uang yang dimintai.

“Malam hari pada pukul 20:00 WIT dengan nomor HP yang berbeda, pelaku kembali telepon dan meminta saya secepatnya mentransfer uang sebesar Rp 5 juta,” jelasnya.

Merasa curi, Kades Sulaiman pun mengaku bakal bertemu langsung di kantor sekaligus silahturahmi. Pelaku juga mengiyakan agar Kades ke kantor dan tidak lagi menghubungi Kades.

Terpisah, Kapolres Halteng AKBP Andri Hariyanto saat dikonfirmasi mengaku dirinya juga telah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Were, Bripol Zulkarnen Hidayat terkait aksi penipuan tersebut.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Halteng dan Maluku Utara (Malut) pada umumnya, bila mana terdapat oknum mengatas nama pejabat di lingkungan Polres Halteng dan pejabat lain dengan cara-cara tidak terpuji, agar supaya menghubunggi Bhabinkamtibmas desa masing – masing atau aparat kepolisian terdekat.

“Aksi penipuan berkedok penawaran mobil dan lain-lain jangan mudah terpercaya, dan saya pribadi serta anggota Polres Halteng tidak pernah meminta imbalan atau bentuk apapun kepada masyarakat maupun pejabat serta pengusaha,” tegas Andry.

Dirinya menegaskan, bila terdapat oknum anggota yang mengatas nama Polres Halteng untuk melakukan segala bentuk baik meminta sumbangan atau yang lain, agar segera laporkan ke Polres atau Polsek terdekat. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut