Alihkan Dukungan ke AHM-RIVAI, Kamar Eks Jubir AGK-YA Digrebek Polisi

  • Bagikan
Kamar penginapan eks Jubir AGK-YA yang digrebek Polisi dari Polres Kepsul

TERNATE – Sejumlah anggota Polisi dari Polres Kepulauan Sula (Kepsul), sekira pukul 17.20 WIT tadi diduga melakukan penggerbekan terhadap salah satu kamar penginapan yang ditempati Eks Juru Bicara (Jubir) Paslon Cagub dan Cawagub Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA), Dino Umahuk.  Penggerbekan berlangsung ketika mantan Sekertaris Tim Relawan AGK-YA ini melakukan konferensi pers pengalihan dukungan Pilgub dari Paslon AGK-YA ke Paslon Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI).

Dino Umahuk mengatakan, proses penggerebekan kamar salah satu penginapan yang berlokasi di Desa Mangon, Kecamatan Sanana ini dilakukan polisi dengan menumpangi sebuah mobil truk. Seluruh isi kamar digeledah dan mengambil dokumen serta nama-nama relawan yang tengah di entry oleh para relawan.

“Peristiwa (penggerebekan) ini terjadi ketika disaat yang sama saya tengah menggelar konferensi pers tentang pengunduran diri saya selaku Juru Bicara dan Sekretaris Tim Relawan dari kubu petahana (AGK-YA),” kata Dino kepada KabarMalut via phone, Minggu (14/10/2018).

Eks Jubir AGK-YA, Dino Umahuk (tengah) saat menggelar Konferensi Pers dan tanpa mengetahui Kamar Penginapanya digrebek Polisi

Menurutnya, penggerebekan ini dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kepsul, Iptu Paulty Yustian dengan membawa daftar nama-nama tim relawan desa dan relawan TPS yang tengah di entry untuk di SK kan.

“Saya kira polisi tidak punya hak apa pun untuk mengambil dokumen-dokumen tersebut dengan caracara improsedural. Ini urusan demokrasi dan tugas polisi adalah memastikan proses PSU berjalan lancar aman dan damai,” jelasnya.

Meski begitu, Dino mengaku beberapa jam kemudian kasus ini telah dimediasi dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sudah diselesaikan secara secara kekeluargaan dengan pak Wakapolres,” pungkasnya.

Terpisaha, Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar saat dikonfirmasi terkait penggerebekan yang dilakukan jajaran Polres Kepsul atas dugaan kasus apa?, Hendry mengaku hingga kini belum mengetahui, bahkan dirinya meminta akan melakukan kroscek terlebih dahulu dan akan disampaikan.

“Saya belum tahu penggerebekan itu menyangkut dengan kasus apa, karena saya belum dapat informasi tersebut. Nanti saya hubungi dulu pak Kapolres Kepsul dulu ya, nanti saya hubungi kembali,” singkat Hendry.

Namun hingga berita ini dipublis, Hedry tidak lagi menghubungi kembali KabarMalut. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut