Perdagangan di Kota Ternate Meningkat Pesat

  • Bagikan
Kepala BPS Malut, Misfaruddin

TERNATE – Sektor Perdagangan mempunyai peran yang sangat dominan dalam menggerakan roda perekonomian Kota Ternate selama beberapa tahun terakhir ini. Sebut saja pada tahun 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate mencatat ada 591 perusahaan yang terdaftar di Kota Ternate.

Berdasarkan rilis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, tahun 2017 sebanyak 41,12 persen merupakan CV, 29,44 persennya perusahaan perorangan, 27,75 persen merupakan perseroan terbatas dan sisanya koperasi dan firma.

“Seiring dengan perkembangan perdagangan di kota Ternate, maka pemerintah selalu berusaha memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana untuk menunjang perdagangan tersebut” ungkap Kepala BPS Malut, Misfaruddin saat dijumpai KabarMalut, Senin (15/10/2018).

Menurutnya, sejak tahun 2017 Kota Ternate tercatat jumlah pasar umum meningkat menjadi 18 unit. Hal ini mendukung sarana perdagangan di Kota Ternate.

“Ini juga sejalan dengan jumlah pedagang di Kota Ternate yang meningkat pesat dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dilihat dari jumlah perdagangan besar di tahun 2017 meningkat menjadi 22 unit, untuk perdagangan menengah meningkat 397,44 persen menjadi 115 unit, untuk perdagangan kecil meningkat 200 persen menjadi 364 unit.

Semua usaha perdagangan terpusat di daerah Kecamatan Ternate Selatan dan Ternate Tengah, ini akan terus meningkat pada saat pendataan tahun 2018 nanti.

“Karena kota Ternate saat ini menjadi salah satu kota Bagian Indonesia Timur yang banyak dijadikan ladang usaha oleh pedagang dari luar Kota Ternate,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut