DPRD dan KNPI Desak Bupti Copot Kades Asusila

  • Bagikan
Anggota DPRD Halsel, Benyamin Daut

LABUHA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hamahera Selatan (Halsel) mendesak  Bupati Bahrain Kasuba secepatnya ambil langkah mencopot dua Kepala Desa (Kades) yang terlibat kasus asusila.

Anggota DPRD Halsel, Benyamin Daud menurutkan, kasus asusila yang dilakukan dua oknum Kades tersebut tidak hanya diselesaikan dengan cara kompromi. Menurutnya, Kedua oknum Kades itu harus diberikan sanksi tegas agar menjadi pelajaran bagi Kades yang lain.

Bayangkan saja kata Benyamin, yang juga anggota Fraksi PDI-Perjuangan ini, kasus asusila yang dilakukan oleh oknum-oknum Kades pada tahun 2018 ini  sudah ada 4 kasus. Oleh karena itu, dirinya mendesak kepada Bupati Halsel, Bahrain Kasuba agar mengambil langkah tegas dengan cara Kades-kades tersebut dicopot dari jabatan Kades karena kasus asusial itu bertentang dengan sumpah janji Kades.

“Ini contoh yang kurang baik sebagai pemimpin di desa, jadi harus diberikan sanksi tegas paling tidak pemecatan. Karena ini melanggar sumpa janji kepala desa,” ungkap pria biasa disapa Beny ini.

Baca Juga: Dua Kades Terlibat Asusila, Bustamin: Sudah Diselesaikan Secara Adat dan Siap Bertang Jawab

Selain DPRD, Ketua DPD KNPI Halsel, Husen Alhadar juga ikut mendesak Bupati Bahrain segera mencopot kedua Kades tersebut. Menurutnya, tindakan kedua oknum Kades itu sangat bertentangan dengan norma agam dan hukum yang berlaku. Oleh sebab itu Bupati Bahrain sudah harus bertindak, jika kasus ini didiamkan maka publik akan menilai ada pembiaran yang dilakukan Bupati Bahrain.

“Bupati sudah harus tegas jangan sampai ada asumsi masyarakat yang mengatakan Bupati hanya diam melihat masalah tersebut ini. Jadi kedua Kades itu harus dicopot,”singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut