Barisan AHM-RIVAI Dukung Bawaslu Lapor dan Proses Money Politik AGK-YA

  • Bagikan
Tim relawan Barisan AHM-RIVAI

TERNATE – Barisan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-RIVAI) mendukung sepenuhnya sikap Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut), yang akan melaporkan dugaaan praktek Money Politik yang dilakukan oleh pasangan Abdul Ghani Kasuba dan M Al Yasin Ali (AGK-YA) pada proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Sanana dan Pulau Taliabu, serta 6 desa di Kecamatan Kao Teluk yang berlangsung Rabu (17/10) lalu, ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan memproses kasus ini.

Sekretaris Barisan AHM RIVAI, Najamuddin Boys Umasugi mengaku pihaknya mendukung penuh sikap Bawaslu Malut, menyusul ditemukannya berbagai masalah pelanggaran Pemilu pada pelaksanaan PSU, diantaranya, kasus money politik yang dilakukan langsung oleh calon gubernur petahana (AGK) dan tim relawan AGK-YA, intervensi AGK ke dalam TPS, keterlibatan oknum polisi mengambil alih tugas KPPS di TPS, serta keterlibatan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Malut di lokasi PSU.

“Seluruh rangkaian pelanggaran telah kita catat dan telah  serahkan oleh Tim Kampanye AHM-RIVAI ke Bawaslu Kabupaten maupun Provinsi,” ujar kepada KabarMalut, Minggu (21/10/2018).

Umasugi berharap, semua pelanggaran Pemilu yang menjadi temuan Bawaslu maupun laporan Tim AHM-RIVAI dan laporan warga, segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu Provinsi Malut, bahkan bila perlu oleh Bawaslu RI.

“Kenapa perlu ada Bawaslu RI, tentu agar proses hukum dapat berjalan jujur dan adil tanpa adanya intervensi  dan intimidasi dari pihak-pihak tertentu terhadap Komisioner Bawaslu Provinsi,” papar Boys.

Lebih jauh Boys Umasugi mengatakan, tindakan pasangan AGK-YA dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya sudah tentu sangat mencederai demokrasi.

“Semua rangkaian pelanggaran ini menunjukan betapa rusaknya demokrasi di momentum PSU itu dan kami mendukung penuh langkah Bawaslu yang berupaya melihat itu sebagai pelanggaran yang harus ditangani secepatnya untuk menjawab segala presepsi yang muncul di masyarakat,” pungkas Umasugi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut