Penipuan Minta Uang Catut Nama Kasat Reskrim Halteng

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Effan Sulaiman

WEDA – Aksi penipuan dengan modus mengatas nama pejabat di lingkungan Polres Halmahera Tengah (Halteng), untuk meminta uang kembali terjadi di Halteng. Penipuan yang sebelumnya mencatut nama Kapolres Halteng, kini terjadi dengan mengatas nama Kasat Reskrim.

Aksi penipuan dengan meminta uang dialami dua Kepala Dinas (Kadis) di lingkup Pemkab Halteng, yang mendapat pesan singkat SMS dari nomor phonsel 082363212851, meminta untuk dibantu pembelian tiket pesawat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halteng, Samsul Bahri Ismail mengatakan sekira pukul 15:00 WIT Jumat (19/10) lalu, dirinya mendapat SMS yang isinya seolah-olah pengirim pesan merupakan Kasat Reskrim Polres Halteng dan mengaku masih berada di Jakarta bersama sejumlah anggotanya. Mereka hendak kembali ke Halteng, namun terkendala anggaran transportasi.

“Bunyi SMS itu, selamat siang pak Samsul apa kabar pak Kadis, mudah-mudahan dalam kedaan sehat dan baik, ijin pak saya Iptu Anthonio Effan Sualiman Kasat Reskrim Polres Halteng. Saya atas nama pribadi sebagai Kasat Reskrim Polres Halteng mewakili segenap tim anggota ada permohonan dari kami kalau boleh pak. Mudah-mudahan kita senantiasa selalu menjaga hubungan pertemanan baik dan saling membantu kalau ada masalah,” ungkap Samsul dengan membaca isi SMS kepada KabarMalut, Minggu (21/10/2018).

Samsul mengaku, pesan singkat itu menjelaskan Kasat Reskrim beserta tim anggota posisi (keberdaan) saat ini sedang di Jakarta. Kemarin berangkat dari Ternate karena ada urusan di Mabes Polri dan insya Allah jika tidak halangan malam nanti mau kembali ke Ternate diteruskan ke Halteng.

“Dengan segala hormat  ada yang kita mohonkan perhatian bapak Samsul Kadis Lingkungan Hidup untuk tiket kembalinya tim anggota dari Jakarta pak. Karena benar kondisi belum stabil, karena saya belum genap 10 hari saya sebagai Kasat Reskrim Halteng. Harapan kita pengertian pak Samsul atas kerjasama yang baik kedepan,” tambah Sambul membacakan isi SMS.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Anthoni Effan Sulaiman saat konfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi penipuan dengan modus meminta uang tiket kepada dua Kadis yakni Kadis PU dan Kadis DLH Halteng melalui pesan singkat.  Setelah mendapat laporan dari anggotanya, Anthoni langsung menghubunggi kedua Kadis untuk mengklarifikasi terkait pesan singkat yang mencantum namanya merupakan penipuan.

“Alhamdulilah kedua Kadis tidak langsung merespon permintaan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama saya,” ungkap Effan yang belum seminggu menjabat sebagai Kasat Reskrim itu.

Dirinya mengimbauan kepada seluruh masyarakat agar lebih hati-hati menerima telepon atau melalui pesan singkat dan yang lain lain dengan mengatas namakan pejabat di pemerintahan, TNI dan institusi Polri itu sendiri. Apalagi zaman sudah semakin canggih dan modern ini, bisa saja orang mengatas nama seseorang dengan modus penipuan seperti ini.

“Bilamana  terdapat modus penipuan di lingkungan masyarakat agar supaya dapat melaporkan ke Bhabinkamtimas atau Polsek terdekat. Jangan mudah terpercaya, apalagi sampai melakukan tidakan melakukan transfer ke nomor rekening bank, sebelum mengecek kebenarnya,” imbaunya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut