APBD Sudah Disidik Polisi, Alasan Pemkab Tak Hadiri Dialog Publik

  • Bagikan
Sekda Pulau Morotai, Muhammad M Kharie

DARUBA – Sekertaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad M Kharie mengaku ketidak hadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pada Dialog Publik terkait APBD 2018 yang menghadirkan Ketua Komisi Yudisial (KY) Prof Aidul Fitriciada Azhar sebagai nara sumber (Narsum), karena APBD Pulau Morotai dimaksud sudah dalam penyidikan polisi.

”Persoalan (APBD 2018) sudah ditangani pihak berwajib, untuk apa didiskusikan lagi. Tunggu saja hasil penyidikannya,” ungkap M Kharie kepada KabarMalut, Senin (22/10/2018).

Ketua Tim TAPD Pulau Morotai ini mengatakan tidak takut menghadiri Dialog Publik yang digagas Pemuda Pancasila (PP) itu. Namun materi yang hendak dibahas, kini sudah masuk ranah penegak hukum sehingga patut dihargai.

“Bukan takut,  cuma kegiatannya tidak perlu didiskusikan lagi,” jalasnya.

M Kharie juga menyesalkan sikap Panitia Pelaksana yang rata-rata dari akademisi itu karena sebelumnya menggelar kuliah umum tetapi didalamnya bermuatan politis.

“Sebelumnya mereka (Panpel) bikin Kuliah Umum ternyata muatannya sangat politis dan pesertanya hanya 20 orang. Kuliah umum kong bagitu,” sesalnya.

Sementara Ketua DPRD Pulau Morotai, Fahri Hairuddin mengatakan tidak hadiri acara dialog karena diwaktu bersamaan dirinya beserta sejumlah anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, sedang melaksanakan tugas di luar daerah (Jakarta).

“Saya sedang berada di luar daerah mengikuti kegiatan Fraksi Golkar di Jakarta, dan kegiatan ini diundang seluruh Fraksi Golkar, baik dari kabupaten/kota sampai tingkat provinsi di seluruh Indonesia,” ucapnya via telepon. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut