Inspektorat Halteng Terima Laporan ADD Fritu Diduga Disalahgunakan

  • Bagikan
Lapanggan volly yang mengunakan ADD Tahap II tahun 2018 Rp 139 juta yang belum selesai dikerjakan

WEDA – Plt Inspektorat Halmahera Tengah (Halteng), Abdullah Yusuf mengaku pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II tahun 2018 di Desa Fritu Kecamatan Weda Utara sebesar Rp 139 juta, diduga disalahgunakan oleh pejabat desa setempat.

“Saat ini kami sudah bentuk tim untuk turun ke lapangan melakukan penyelidikan,” kata Abdullah Yusuf kepada KabarMalut, Senin (21/10/2018).

Ia mengatakan, rencana dalam bulan ini sudah turun di lapangan untuk melakukan penyelidikan anggaran sebesar Rp 139 juta untuk kegiatan proyek pembangunan lapangan volly iyu.

“Selain turun di Desa Fritu, kita akan lakukan pemeriksaan di Desa Sagea. Jadi Weda Utara akan kita periksa dua desa tersebut,” tandasnya.

Sebab anggaran ADD tahap II tahun 2018 yang diperioritas untuk program kegiatan lapangan volly hingga kini belum rampung pekerjaanya. Sementara perncairan ADD tahap III kini mulai dilakukan PARA Pemerintah Desa. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut