Terkait Bantuan Mesin Desa Laluin, Kadis Pertanian Angkat Bicara

Redaksi
Kepala Dinas Pertanian Halsel, Sofyan Bachmid (Foto:Bud/KabarMalut)

LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Dinas Pertanian Halsel angkat bicara terkait bantuan mesin pemipil jagung (bukan mesin giling padi), yang diduga disalahgunakan Kepala Desa LaluinKecamatan Kayoa Selatan Viki Selamat.

Kepala Dinas Pertanian Halsel, Sofyan Bachmid menuturkan bantuan mesin pemipil jagung yang dikeluarkan pada tahun 2017 dan 2018 itu hingga saat ini masih dibawa pengawasan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kayoa.

Menurutnya, bantuan mesin pemipil tersebut tidak disalahgunakan Kades Laluin Viki Selamat karena mesin tersebut bukan diperuntukkan untuk Desa Laluin tapi secara kolektif kapada desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kayoa.

Kadis menyebutkan, peralatan bantuan tersebut dipinjamkan ke desa yang terima bantuan, tetapi tetap dibawah pengawasan BPP. Jika sudah tidak digunakan akan ditarik kembali oleh kepala BPP. Selain itu, pihaknya punya tujuan bantu masyarakat untuk meringankan kerja masyarakat tetapi, kalau digunakan tidak sesuai peruntukannya maka akan segera ditarik.

“Nanti saya suruh melalui Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kayoa untuk menarik dan di pinjamkan ke Petani di desa yang lain yang berada di Kayoa,” kata Sofyan kepada KabarMalut, Jumat (26/10/2018).

Selain Kadis, Kepala BPP Kecamatan Kayoa, Albashrah Muhammad menjelaskan alat pertanian tidak dapat diubah status menjadi barang milik pribadi. Dikatakan, pada bulan November lalu dirinya turun langsung ke Desa Laluin dan menemukan mesin pemipil jagung tersebut sementara berada di kantor Desa Laluin.

“Barang tersebut sewaktu -waktu akan ditarik kembali guna dilakukan pemeriksaan dan inventarisasi,” ujarnya.

Untuk sementara Kepala Desa Laluin, Viki Salamat belum dapat dikonfirmasi kerena nomor handphone pribadinya berada di luar jangkauan. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut