Diduga Karena Asmara, Pegawai di Halsel Tewas Gantung Diri

  • Bagikan
Anggota Polres Halsel saat melakukan olah TKP korban gantung diri

LABUHA – Diduga karena masalah asmara, seorang pegawai honorer di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(DPKAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantu diri.

Korban bernama Mudrik Muksin (23) ini ditemukan pertama kali oleh Karim Alkatiri sekira pukul 07:00 WIT. Saat ditemukan korban Mudrik dalam keadaan tergantung dengan sehelai kain warna merah yang diikat di fantalasi pintu kamar di kediaman milik Sadik Diadon di Desa Tomori Kecamatan Bacan.

Selain dalam keadaan gantung diri, pada pergelangan tangan kanan korban ditemukan luka irisan yang diduga menggunakan gunting.

“Motifnya masalah wanita dikarenakan ditemukan selembar surat di atas tempat tidur yang menyatakan bahwa tidak usah menyalahkan wanita yang telah membuatnya seperti ini dan juga bukti percakapan lewat pesan WA dengan wanita,” jelas Kabag Ops Polres Halsel, AKP Roy kepada KabarMalut, Sabtu (27/10/2018).

Sambung Kabag Ops, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Dilakukan visum namun ditolak oleh pihak keluarga, kemudian kami buatkan surat penolakan untuk visum dan otopsi,” singkat Roy. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut