Berkas Tersangka Pemalsuan Tanda Tangan APBD Morotai Bolak Balik ke JPU

  • Bagikan
Kantor Polda Malut

TERNATE – Berkas perkara tersangka pemalsuan tanda tangan Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pulau Morotai, Hiron Rahankey jalan di tempat. Berkas milik Kasubag Risalah DPRD Pulau Morotai itu hingga kini masih bolak balik dari penyidik Polda ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut dan belum mamasuki tahap II.

Kabid Humas  Polda Malut, AKBP Hendry Badar mengatakan, kasus pemalsuan tanda tangan APBD Pulau Morotai ini, meski satu orang yang baru ditetapkan tersangka namun penyidik tetap bekerja secara profesional mengungkap pelaku yang lain. Karena itu penyidikan serta kelengkapan berkas tahap I masih berjalan.

“Sementara masih diteliti lebih lanjut oleh JPU. Ini untuk melengkapi berkas kasus ini untuk tahap II. Karena berkasnya masih ada kekurangan secara materil maupun formil,” kata Hendry kepada wartawan, Senin (29/10/2018).

Hendry mengaku, penanganan perkara  tersangka Kasubag Risalah DPRD Pulau Morotai masih tahap I, karena penyidik Ditreskrimum harus melakukan tahapan perbaikan-perbaikan. Berkas kasus bakal dilihat apakah masih ada petunjuk P19 atau tidak.

“Kalau sudah terpenuhi berarti masuk tahap II dan tersangka siap kita limpahkan secara bersama,” ungkapnya.

Mencuatnya kasus pemalsuan tanda tangan APBD ini setelah anggota DPRD Pulau Morotai, Mc Bil Abd Azis menyurati Kapolda Malut Brigjen Pol Naufal Yahya agar mengusut kasus ini. Karena pasca rapat paripurna DPRD  tanggal 24 Desember 2017 diduga ditemukan pemalsuan tanda tangan APBD oleh Pemkab Morotai. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut