Warga Diminta Tidak Panik Dengan Air Pasang Tinggi

  • Bagikan
Prakirawan BMKG Ternate, Fahmi

TERNATE – Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate mengimbau masyarakat Maluku Utara (Malut) terutama Kota Ternate agar tidak panik dengan air pasang yang tinggi. Fenomena tersebut disebabkan terjadinya Siklon Tropis Yutu di Samudra Pasifik Utara Papua Nugini dan berdampak pada perairan Malut.

Prakirawan BMKG Ternate, Fahmi menjelaskan dalam sebulan fenomena air pasang seperti ini sudah biasa terjadi. Bahkan dalam sebulan hal tersebut biasanya terjadi dua kali.

“Hanya saja pada kejadian yang terjadi di perairan Malut khususnya di pesisir Kota Ternate diakibatkan gelombang tinggi dengan kecepatan angin yang lebih besar dari biasanya, sehingga mengakibatkan abrasi,” ungkap Fahmi ditemui KabarMalut, Selasa (30/10/2018).

Air pasang yang tinggi dan menyebabkan abrasi, lanjut Fahmi, berdasarkan amatan monitor BMKG, fenomena ini merupakan gaya gravitasi atau tarik menarik antara bumi, bulan dan matahari yang disebabkan oleh beberapa faktor sehinggi tinggi gelombang lebih tinggi dari biasanya.

“Ini merupakan fenomena alam yang terjadi secara berskala, hanya saja ini dampak dari siklon tropis yutu Samudra Pasifik Utara Papua Nugini dengan pusat tekanan 950 hPa dengan kecepatan angin maksimum 85 knot, sehingga terjadi kecepatan angin dan gelombang air laut yang tinggi,” tandasnya.

Sejauh ini, BMKG Ternate sudah mengeluarkan peringatan dini bagi wilayah pesisir Kota Ternate serta instansi pelayaran terkait, agar selalu waspada dan berhati-hati terutama kepada pengguna jasa laut.

“Kami berharap kepada warga Kota Ternate untuk tidak mudah percaya isu yang belum tentu kebenarannya di Medsos, karena hal tersebut bisa berdampak pada keselamatan kita semua,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut