Fasilitas Penunjang Rusak, Pangaruhi PAD Sektor Pariwisata Morotai

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Nona Duwila

DARUBA – Jelang akhir tahun 2018, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai melalui sektor pariwisata, belum memenuhi target. Penyebabnya, sejumlah fasilitas penunjang pariwisata mengakami kerusakan.

Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Nona Duwila mengatakan di tahun  2018 ini  pihaknya  diberikan target sebesar  Rp 50 juta,  namun target  tersebut baru mencapai  sekira Rp 30 juta.

”Kami berharap di akhir tahun  ini bisa  mencapai target, karena biasanya pendapat di sejumlah spot tempat wisata di Pulau Morotai akan meningkat di akhir tahun,” kata Nona kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Dia menambahkan, tidaK tersedianya fasilitas penunjang menjadi kendala untuk genjot PAD. Meski begitu, Nona optimis jika fasilitas penunjuk itu tersedia, maka dipastikan target PAD yang diberikan pasti terpenuhi.

“Fasilitas seperti dua bodi yang biasa digunakan untuk diving rusak dan saat ini dalam tahapan perbaikan. Jika kedua bodi tidak rusak sebelum tutup buku target PADnya bakal terpenuhi,” tegasnya.

Mantan Kepala BKD ini menjelaskan, PAD tahun ini tentu berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab tahun sebelumnya target PAD diberikan puluhan juta rupiah, namun yang tercapai hanya Rp 3 juta.

“Saya sudah lupa target PAD berapa, tapi yang saya ingat yang tercapai Rp 3 juta,” ujarnya.

Untuk mencapai target PAD, dirinya mengaku bakal bekerja semaksimal mungkin untuk penuhi target yang diberikan.

“Kan masih tersisah waktu dua bulan untuk tutup buka, dengan waktu tersisah ini, kami upayakan penuhi target yang diberikan,” terang Nona. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut