Syarat Passing Grade Dinilai Berat, Pemkab Morotai Bakal Lobi ke Pempus

  • Bagikan
Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padona ketika membuka kegiatan tes CPNS

DARUBA – Penerapan passing grade oleh Pemerintah Pusat (Pempus) sebagai syarat utama untuk lulus tes sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dinilai sangat memberatkan peserta untuk lulus tes. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai berencana melakukan lobi ke Pempus mempertimbangkan syarat tersebut.

Wakil Bupati (Wabub) Pulau Morotai,  Asrun Padoma mengaku kebijakan Pempus dengan membuka tes CPNS, bagian dari mengurangi angka pengganguran. Namun, sebaliknya tesnya dilaksanakan, tapi peserta tidak lulus tes, sama halnya dengan menampung pengangguran.

“Di Papua tesnya menggunakan sistem manual, seharusnya di Maluku Utara khususnya di Morotai juga begitu,” ucap Asrun saat memantau pergelaran tes yang berlangsung di ruangan SMPN 1 Morotai, Senin (6/11/6).

Suasana tes CPNS di Pulau Morotai

Jika tes yang dilaksanakan tapi hasilnya tidak maksimal, maka Pemkab bakal berkoordinasi dengan Pempus agar dapat membijaki passing grade yang dinilai memberatkan itu. Jika ini dibiarkan maka formasi yang sudah ditetapkan bakal mubajir begitu saja.

“Jika perlu dihitung berdasarkan rangking tertinggi dalam perolehan nilai. Bila lima tahun ke depan buka tes lagi maka sudah pasti terdapat orang yang tidak bisa lagi ikut tes, karena sudah lewat umur, padahal mereka sudah matang dalam bekerja,” imbuh Wabub.

Penerimaan tes CPNS ini sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran, Asrun berharap Pempus membijaki persoalan dimaksud.

“Ini mengangkut dengan masa depan warga Indonesia, jadi harusnya ada pertimbangan oleh pemerintah pusat,” harap Wabub.

Diketahui, tes CPNS yang berlangsung hari ini dibagi dalam lima tahap dan peserta sebanyak 275 orang, satu tahapan terdiri 55 orang. Dari tiga tahap yang telah lalui belum ada satu pun yang lulus tes, tesnya sendiri berlangsung selama lima hari terhitung dari Senin hingga Jumat dengan total peserta tes sebanyak 910. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut