Warga Bere-Bere Keluhkan Kinerja BNNK Morotai yang Cuekin Laporan

  • Bagikan
Kepala BNNK Pulau Morotai, AKBP Ahmad Idris

DARUBA  – Sejumlah warga Desa Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara (Morut) mengeluhkan kinerja Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai. Pasalnya terdapat sejumlah pelajar terindikasi menggunakan zat berbahaya dengan menghirup lem aibon yang telah dilaporkan warga ke BNNK namun terkesan dicuekin.

“Terdapat sejumlah pelajar gunakan lem aibon dan seminggu lalu kami sudah laporkan ke BNNK Morotai tapi tidak ditindaklanjuti,” ungkap seorang warga Bere Bere kepada KabarMalut yang menolak namanya dipublis, Rabu (7/11/2018).

Seharusnya, kata dia,  pihak BNNK bergerak cepat jika mendapat laporkan warga secara resmi. Namun sayangnya laporan warga tidak ditindaklanjuti sehingga patut dicuriga kinerja BNKK Pulau Morotai.

“BNNK Morotai terkesan ada anggaran baru mereka bekerja, baru kerjanya hanya sosialisasi, seharusnya BNNK harus bergerak cepat jika ada laporan warga seperti ini,” kesal.

Karena laporan warga tidak digubris, dia lantas mendesak BNNP Maluku Utara segera menindaklanjuti laporan warga itu dan mengevaluasi kinerja BNNK Pulau Morotai yang dipimpin AKBP Ahmad Idris ini.

“Pelajar yang gunakan lem aibon sangat berbahaya bagi kesehatan mereka, dan mereka generasi penerus bangsa yang wajib diselamatkan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala BNNK Pulau Morotai, AKBP Ahmad Idris saat dikofirmasi membenarkan adanya laporan warga dari Bere-Bere, dirinya berjanji bakal segera menindaklanjuti laporan warga itu.

“Sehari dua kami turun langsung ke Bere-Bere,” katanya.

Dia membeberkan dari hasil laporan warga terdapat tujuh anak dibawah umur menggunakan zat berbahaya. Untuk mencegah persoalan yang terjadi pihaknya bakal turun langsung ke lapangan menggelar sosialisasi sekaligus mengidentifikasi zat berhaya itu diperoleh.

“Tahun lalu kami juga sudah pernah lakukan sosialisasi di Bere-Bere, tapi anehnya masi saja terjadi. Untuk mengatasi persoalan yang terjadi peran orang tua juga sangat penting untuk mengatasi persoalan yang terjadi,” terangnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut