Forapo Desak Kejati Terbitkan SP3 Kasus CSR PT Harita Group

  • Bagikan
Sekretaris Forapo, Muhammad Risman

TERNATE – Forum Akademisi Pulau Obi (Forapo) melayangkan surat desakan terhadap penyidik Satuan Tugas Khusus (Satgatsus) Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), agar segera menerbitkan perihal Surat Perintah Penghentian Penyidikansurat (SP3) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Harita Group.  Sebab Kejati menyampaikan ke publik secara resmi menghentikan kasus CSR PT Harita Group, sehingga Kejati juga harus menyampaikan alasan SP3 kasus ini dengan dasar formil dan materilnya.

“Surat permintaan SP3 sudah kami layangkan pada Jumat (2/11) lalu. Namun belum ada respon dari pihak Kejati,” ungkap Sekretaris Forapo, Muhammad Risman melalui rilis yang diterima KabarMalut, Kamis (8/11/2018).

Risman mengaku kasus ini resmi diberhentikan oleh penyidik Kejati Malut dengan alasan tidak ada tindak pidana. Hanya saja sebagai pelapor, pihaknya belum mendapat pemberitahuan penghentian ini, maka meminta agar disampaikan.

“Kami dari Forapo selaku pihak terlapor belum menerima surat SP3 dari Kejati, justeru kami mendengar kabar SP3 ini dari media massa. Sehingga pada kesempatan ini kami berharap agar Kejati harus melayangkan surat SP3 ke Forapo, agar kami pun tahu alasan SP3 seperti apa,” akuinya.

Risman kemudian merasa heran atas kasus ini setelah pihak Kejati memberhentikan kasus yang dimaksud. Karena menurutnya, berdasarkan laporan yang dilayangkan Forapo sudah sesuai fakta di lapangan.

“Bahkan kami melaksanakan pertemuan beberapa kali dengan pihak CSR PT Harita Group, dari situ Harita Group mengakui, bahwa penyaluran dana CSR oleh perusahan belum maksimal. Sehingga ini menunjukan ada kejanggalan ketika Kejati menghentikan kasus ini. Sangat aneh bagi kami,” pugkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut