HPMI Garut Desak Kadikbud Halsel Copot Kepsek SDN 54 Desa Samat

  • Bagikan
Siswa-siswi SDN 54 Halsel saat melakukan aksi di depan Sekolah (Foto: Istimewah)

LABUHA – Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPMI) Gane Barat Utara (Garut) mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halmahera Selatan (Halsel), Nurlela Muhammad segera mencopot Kepela Sekolah SDN 54 yang terletak di Desa Samat Kecamatan Gane Barat Utara, karena dinilai tidak bertanggung jawab menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.

Ketua Umum HPMI Garut, Nasrun Firdaus menjelaskan ihwal tidak ada aktivitas belajar mengajar yang terjadi di SDN 54, karena di sekolah itu hanya terdapat 3 orang guru yang terdiri dari 2 guru honorer kontrak daerah (GHC) dan 1 guru PNS yakni kepala sekolah. Namun para siswa diliburkan selama 9 hari karena 2 GHC yakni Nur Afida Jabid dan Fatma Bahmid minta izin belum bertugas karena mengikuti tes SSCN.

Secara otomatis yang menjalankannya proses belajar hanya Kepala Sekolah, Mahmud A. Rahman. Anehnya Kepsek Mahmud A Rahman juga tidak menjalankan proses belajar mengajar tapi pergi meninggalkan Desa Samat dengan alasan ada pengurusan di kabupaten, alasan tersebut disampaikan kepada Ketua BPD dan Komite Sekolah.

“Bagimana kita bicara soal mencerdaskan kehidupan bangsa, sementara hak untuk mendapat pendidikan diabaikan. Pemerintah daerah dalam hal ini Dikbub harus bertanggung jawab dengan kondisi yang dihadapi masyarakat Desa Samat dan segera mencopot Kepsek SDN 54,” tutur Nasrun Jumat (9/11/2018).

Selain itu, Mahasiswa Fakultas Hukum Unkhair Ternate ini juga meminta pemerintah Kabupaten Halsel agar lebih memperhatikan kondisi pendidikan terutama tenaga guru yang saat ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat khususnya masyarakat Gane Barat Utara.

“Masih banyak kekurangan tenaga guru di sekolah-sekolah baik itu SD maupun SMP. Kami berharap Pemda harus penuh itu semua agar lebih menunjang hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan.” ujarnya.

Tidak hanya HPMI Garut, desakan pencopot Kepsek SDN 54 juga disampaikan Mustakim Jamal salah satu tokoh pemuda Garut. Menurut Mustakim, Pemerintah Kabupaten Halsel sudah seharusnya melakukan evaluasi dan menindak tegas terhadap Kepsek yang tidak bertanggung jawab.

“Bagi Kepsek yang tidak bertanggung jawab dicopot saja. Dan hampir rata-rata Kepsek yang ada di Gane Barat Utara itu banyak tidak menjalankan tugas, itu juga haru dievaluasi oleh Dikbud selaku dinas teknis,” tutup Mustakim. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut