Keputusan KPU Malut Bakal Digugat

  • Bagikan
Sekretaris Barisan AHM-RIVAI, Najamudyn Boys Umasugi

TERNATE – Putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang tetap meloloskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Abdul Ghani Kasuba dan M Al Yasin (AGK-YA) sebagai peserta Pilgub 2018, serta menolak menindaklanjuti rekomendasi Diskualifikasi Bawaslu Malut, akan digugat ke Mahkamah Agung (MA). Komisioner KPU Malut juga bakal dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait kode etik.

Barisan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-RIVAI) menegaskan bahwa proses tahapan Pilgub Malut belum usai, sebab tahapan masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga tim pemenang AHM-RIVAI masih akan mengajukan gugatan ke MA dan ke DKPP terkait putusan KPU Provinsi Malut. Sehingga meminta salah satu tim AGK-YA Sahrin Hamid untuk tidak memprovokasi rakyat Malut seakan-akan Pilgub 2018 telah usai.

“Siapa bilang Pilgub Malut sudah usai? Kami harapkan tim AGK-YA  tidak memberikan statment yang memprovokasi dan menyesatkan masyarakat, sama-sama kita hargai tahapan yang sementara masih berjalan. Masih ada tahapan di MK gugatan ke MA juga akan dilakukan begitu juga ke DKPP,” tegas Sekretaris Barisan AHM-RIVAI, Najamudyn Boys Umasugi, dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (9/11/2018).

Najamudyn mempertanyakan maksud dari Sahrin Hamid yang menegaskan pasangan AGK-YA siap dilantik, menurutnya tim AGK-YA seharusnya menghargai tahapan yang masih berjalan saat ini. Pilgub tidak harus usai hanya dengan putusan KPU terkait dengan tidak menindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu Malut terkait dengan Diskualifikasi pasangan AGK-YA.

“Jangan berpikir putusan KPU soal tidak didiskualifikasi terus diangap pasangan AGK-YA langsung dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Malut, karena itu bukan putusan yang final yang secara otomatis dilakukan pelantikan, itu hal yang keliru,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Kawan AHM-RIVAI, Muhammad Aly Anwar meminta kepada seluruh pendukung AHM-RIVAI untuk tidak terprovokasi dengan isu yang dibuat oleh tim AGK-YA. Sebab, menurutnya perjuangan tim belum usai masih ada langkah-langkah hukum yang akan ditempuh oleh tim hukum ke MA dan DKPP, begitu juga proses persidangan yang masih berjalan di MK.

Dirinya meminta agar seluruh simpatisan bersabar dan tidak terprovokasi tetap memberikam dukungan kepada tim yang sementara bekerja.

“Kami harapkam agar semua simpatisan tetap tenang dan tidak muda terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan, kami masih terus bekerja sampai titik terakhir, kami haqqul yakin masih ada langkah-langkah hukum yang dapat memenangkan pasangan AHM-RIVAI,” himbaunya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut