Warga Gotowasi Sholat Berjamaah dan Sumpah Adat di Kantor Bupati Haltim

  • Bagikan
Sholat Jumat berjamaah di Kantor Bupati Haltim

MABA – Warga Desa Gotowasi yang terhimpun dari tokoh adat, pemuda dan seluruh elemen Desa Gotowasi kembali menggelar aksi di depan Kantor Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Haltim, terkait dengan penetapan tapal batas antara Desa Gotowasi Kecamatan Maba Selatan dengan Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba.

Korlap aksi, Nadi Ayub mengatakan hari ini kembali duduki kantor bupati guna menyampaikan aspirasi atas penolakan terhadap putusan tapal batas yang telah ditetapkan oleh Pemkab Haltim. Warga Desa Gotowasi menggelar sholat Jumat berjamah di lobi utama kantor Bupati Haltim.

“Jadi ini kami lakukan sholat jumat berjamaah, sebagai rasa simpati atas tindakan yang telah dilakukan oleh Pemkab yang tidak sesuai dengan berita acara kesepakatan antara kedua belah pihak pada tanggal 12 November 2009,” teriak Nadi Aksi di depan Kantor Bupati Haltim, Jumat (9/11/18).

Suasana pembacaan Sumpah Adat

Aksi yang dilakukan hari ini, bukan hanya sholat Jumat berjamaah saja, namun juga dilakukan ritual sumpah adat yang dibacakan oleh Qimalaha Gotowasi Rasid Ismat Abdurahim dan didampingi pemangku adat Gotowasi.

“Sumpah adat dilakukan ini untuk meminta pentujuk, karena jika memang benar-benar itu haknya Gotowasi maka akan kembali ke Gotowasi, Jikalau bukan maka tidak akan kembali. Dan, kalau itu disalahgunakan maka merekalah yang akan kena azabnya,” cetusnya.

Dikatakan, apa yang dilakukan ini bagian dari memperjuakan hak-hak masyarakat Gotowasi, yang mana sudah tertuang dalam berita acara kesepakatan pada tanggal 12 November 2009 lalu.

“Jikalau ada Permendagri baru yang mengatur, maka harus memanggil kedua pihak untuk dibicarakan, jangan mengambil keputusan tanpa diketahui bersama dengan kedua pihak. Karena kesapakatan sebelumnya itu berdasarkan Permendagri 27 tahun 2006 dan itu sudah duduk bersama,” terangnya. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut