Ombudsman Layangkan Panggilan Terakhir Untuk Bupati Halsel

  • Bagikan
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Malut, Sofyan Ali

TERNATE – Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara (Malut) telah melayangkan surat panggilan ketiga kepada Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, terkait permintaan klarifikasi atas laporan masyarakat. Surat ketiga atau terakhir Ombudsman ini dijadwalkan Bupati Halsel dimintai klarifikasi 16 November 2018 di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Malut.

“Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat yang sedang ditangani oleh Ombudsman. Jika yang bersangkutan tetap tidak memenuhi panggilan ketiga, maka Ombudsman siap melakukan penghadiran secara paksa dan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dir Sabhara Polda Malut,” ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Malut, Sofyan Ali melalui rilisnya kepada KabarMalut, Senin (12/11/2018).

Menurutnya, kewenangan Ombudsman melakukan penghadiran pihak Terlapor atau saksi secara paksa sesuai dengan yang diamanatkan pada Pasal 31 Undang-Undang 37 tahun 2008 tentang Ombudsman RI.

“Dalam hal Terlapor dan saksi telah dipanggil 3 (tiga) kali berturut-turut tidak memenuhi panggilan dengan alasan yang sah, Ombudsman dapat meminta bantuan Kepolisian untuk menghadirkan yang bersangkutan secara paksa,” ungkapnya.

Sebelumnya menurut Sofyan, Ombudsman sudah melakukan beberapa upaya seperti investigasi dan klarifikasi secara langsung, permintaan klarifikasi secara tertulis dan terakhir adalah panggilan klarifikasi. Namun hingga sekarang, Terlapor (Bahrain) sulit ditemui dan terkesan tidak ada itikad baik untuk memenuhi panggilan Ombudsman ataupun menjawab klarifikasi tertulis.

Terkait penghadiran secara paksa, tambah Sofyan, saat melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Polda Malut baru-baru ini, Ombudsman telah menyampaikan rencana kepada Dir Sabhara Polda Malut untuk permintaan bantuan penghadiran secara paksa bagi Terlapor atau saksi yang tidak memenuhi panggilan Ombudsman sebanyak tiga kali.

“Dan Dir Sabhara telah menyanggupinya apabila dalam beberapa waktu kedepan Ombudsman memerlukan bantuan untuk menghadirkan Terlapor secara paksa,” tutup Sofyan. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut