Berkas Dinyatakan Lengkap, Kastapol PP Halsel Terancam 9 Tahun Penjara

  • Bagikan
Kasi Pidum Kejari Halsel, Rizky Septa Kurniadhi

LABUHA – Berkas kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakuakn Kasatpol PP Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Nonce Totononu dinyatakan lengkap (P21). Dijadwalkan hari Kamis (15/11) nanti, langsung tahap II yakni penyerahan berkas berserta tersangka dari penyidik Polres Halsel ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel.

“Berkas sudah P21, rencananya Kamis tahap II tersangka langsung kami tahan,” kata Kasi Pidum Kejari Halsel, Rizky Septa Kurniadhi kepada wartawan ditemui di ruang kerjanya Selasa (13/11/2018).

Sambung Rizky, penangangan kasus ini terkesan lambat karna terkendala pelimpahan pasal sehingga mempengaruhi proses finishing. Tersangka Kasatpol PP Noce Totononu melanggar pasal  294 ayat 2 atau pasal 281 ayat 1 KUHP dengan hukuman 9 tahun penjara.

Penahanan kata Rizky, dilakukan dengan alasan dikhawatirkan tersangka melarikan diri sehingga harus ditahan. Sebelumnya tersangka disangkakan dengan pasal asusila namun tidak sesuai dengan pasal yang diterapkan.

“Makanya kita dalami dan Kamis nanti penahanan tersangka setelah penyidik polres menyerahkan berkas lengkap dengan tersangka ke kami,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, kasus ini bermula ketika korban SH yang merupakan pegawai honorer di Satpol PP Halsel melaporkan tersangka Noce Totononu dengan kasus pelecehan seksual yang dialaminya. Kasat Pol PP Noce dengan sengaja memegang (maaf) kemaluan SH, tak terima perlakuan tersebut korban dan keluarga melaporkan kasus ini ke Polres Halsel.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut