Unhena dan Goethe Institut Selenggrakan Science Film Festival 2018

  • Whatsapp
Sesi tanya jawab dengan siswa PAUD & SD/MI pada Science Film Festival 2018

TOBELO – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Hein Namotemo (Unhena) Tobelo bekerjasama dengan Goethe Institut Indonesia menyelenggarakan Science Film Festival 2018 dengan tema ‘Food Revolution’ yang dipusatkan di Gedung Tobelo Marahai, Selasa (13/11/2018).

Ketua Panitia Science Film Festival 2018, M Refki Yunus mengatakan, Science Film Festival 2018 ini bertujuan menampilkan film-film yang mengkomunikasikan Sains dan Teknologi dengan cara yang menghibur dan menyenangkan, sehingga mudah dipahami bagi anak-anak siswa baik ditingkat PAUD sampai SMA, serta khalayak yang lebih luas.

Muat Lebih

“Selain pemutaran film sains, dalam festival ini juga langsung diadakan eksperimen secara langsung yang dilakukan oleh siswa-siswi, sehingga membuat peserta semakin tertarik dalam pembelajaran sains,” kata Refki dalam rilis yang diterima KabarMalut.

Antusias siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dan Science Film Festival 2018

Kegiatan Science Film Festival 2018 ini dilaksanakan di 42 kota yang ada di Indonesia salah satunya di Tobelo, Halmahera Utara (Halut) dengan Panitia Penyelenggaranya Prodi PGSD dan Bimbingan Konseling Universitas Hein Namotemo yang bekerjasama dengan pihak Goethe Institut Indonesia.

Menurutnya, peserta yang diundang terdiri dari siswa-siswi tingkat PAUD, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA seputaran Tobelo dengan target peserta 600 orang. Namun antusias siswa-siswi begitu tinggi, sehingga hadir pada kegiatan hari ini melebihi target yang ditentukan.

“Kami bagi atas dua sesi, yaitu sesi pertama siswa-siswi tingkat PAUD dan SD/MI yang dimulai pada pukul 08.00 sampai berakhir pada pukul 11.00 WIT. Sedangkan sesi kedua siswa-siswi tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang dimulai pada pukul 13.00 sampai dengan penutupan pada pukul 15.00 WIT,” terangnya.

Penandatangan MoU Unhena Tobelo dengan Goethe Institut

Turut hadir sekaligus membuka kegiatan Science Film Festival 2018 adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halut, Origenes Gohao dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut Kabupaten Halut, Jelimaus Buladja.

Diakhir kegiatan Science Film Festival 2018 ini, Prodi PGSD dan Bimbingan Konseling Unhena menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dengan pihak Goethe Institut Indonesia sebagai komitmen bersama untuk memajukan dan memperkenalkan model-model pembelajaran sains yang inovatif lewat pelatihan, sosialisasi, diskusi dan serta kuliah umum nanti. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *