Kasus Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Halsel Resmi Ditahan Jaksa

  • Bagikan
Mobil Tahanan Kejari Halsel. (Insert Kasat Pol PP Halsel, Noce Totononu)

LABUHA – Kasus pelecehan seksual yang dialami dua staf Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Halmahera Selatan (Halsel) masing-masing MB dan GA dengan tersangka Kasat Pol PP Noce Totononu, berkasnya dinyatakan lengkap (P21). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri (Kejari) Halsel langsung menahan Kasat Pol PP Noce Totononu setelah menerima tahap dua atau penyerahan berkas dan tersangka dari penyidik Polres Halsel.

Tersangka Noce Totononu diserahkan langsung Kanit PPA Reskrim Polres Halsel, Bripka Ikram Tuatoy sekitar pukul 11:12 WIT. Setibanya di kantor Kejari, tersangka langsung digiring masuk ke ruangan Kasi Pidum untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Pada hari ini Kejari Halsel menerima pelimpahan perkara atas nama tersangka Noce Totononu,” tutur, Kepala Kejari Halsel, Cristian Charel Ratuanik kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (14/11/2018).

Cristian mengaku, tersangka adalah penjabat dan korbannya merupakan bawahannya sendiri, sehingga pasal yang dikenakan kepada tersangka Pasal 294 ayat 2 ke 1 dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. Penahanan belaku 20 hari kedepan untuk kepentingan persidangan.

“Hari ini dengan resmi kami tahan selama 20 hari. Sebelum 20 hari perkara ini kita sudah limpahkan ke pengadilan,” jelas Cristian.

Meski dalam penyidikan Polisi tersangka Noce Totononu tidak ditahan, Kejari memiliki pertimbangan lain sehingga harus ditahan setelah berkasnya dinyatakan lengkap. Tersangka Noce Totononu sendiri diketahui telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan kini masih dikaji JPU.

“Disatu sisi,  bersangkutan mengajukan permohonan penangguhan sesuai pasal 34 KUHP itu hak bersangkutan. Silahkan saja tapi kami harus kaji lagi itu hak dari seseorang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Labuha, Sudarno saat dikonfirmasi membenarkan penahanan Kasat Pol PP Noce Totononu yang kini dititipkan pihak Kejari ke Rutan. Tersangka telah menempati salah satu ruang tahanan, sambil menunggu proses persidangan.

“Iya ada tahanan dari kejaksaan (Noce Totononu) dititipkan di sini,” singkat Sudarno. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut