Lestarikan Kearifan Lokal, Dikbud Gelar Festival Budaya

  • Bagikan
Lomba Festival Budaya Daerah tingkat SD dan SMP

BOBONG – Guna mengembangkan dan melestarikan budaya serta mempertahankan kearifan lokal, Pemerintah Daerah Pulau Taliabu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menggelar lomba Festival Budaya tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pulau Taliabu. Kegiatan yang berlangsung di Gor Lapangan Sepak Bola Bobong ini mengangkat tema ‘Cintai dan Kembangkan Budaya Taliabu Sebagai Perwujudan Persatuan dan Kesatuan Bangsa’.

Ketua Panitia Pelaksana, Nur Juni F Kapota menuturkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini  adalah untuk melestarikan serta mengembangkan budaya asli Pulau  Taliabu di seluruh sekolah khususnya di kalangan siswa-siswi SD dan SMP serta masyarakat luas terutama pada Bidang Seni dan Budaya.

“Festival Budaya Taliabu 2018  bervariasi yakni, tarian soya-soya, vocal group lagu berbahasa asli Pulau  Taliabu dan  berbalas pantun menggunakan bahasa asli Pulau Taliabu. Tahun ini, mata lombanya ada sedikit berbeda dengan tahun 2017, sebab kita mengacu pada budaya kearifan lokal,” ungkap Nur, Selasa (20/11/2018).

Plt Sekda Pulau Taliabu, Salim Ganiru mengapresiasi kegiatan tahunan Dikbud Pulau Taliabu ini. Sekda menilai Festival Budaya sangat berdampak positif bagi daerah dalam upaya melestarikan budaya asli Pulau Taliabu.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi penuh kegiatan ini, dan semangat ini harus terus dijaga. Sebab pengaruh budaya luar menjadi ancaman untuk kebudayaan kita masyarakat Indonesia  khususnya di  Pulau Taliabu,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus mengaku bangga dengan capaian program Dikbud dalam menumbuh kembangkan serta melestarikan budaya asli Pulau Taliabu sejak dini. Program seperti ini, lanjut Aliong, harus didukung oleh semua pihak, sebab upaya melestarikan budaya sejak dini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Pulau Taliabu.

“Saya berharap Panitia dan Dewan Juri harus benar-benar teliti dalam memberikan nilai, sehingga yang dihasilkan nanti mampu mewakili daerah dalam berbagai ivent serta mampu melestarikan budaya tersebut di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” harapnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut