20 Desa Ajukan Gugatan Sengketa Pilkades

  • Bagikan
Kepala DPMD Halsel, Bustamin Soleman

LABUHA – Proses pemungutan suata pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap kedua yang digelar Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Sabtu (17/11) telah usai. Sebanyak 20 dari 66 desa yang melaksanakan Pilkades, tercatat telah mengajukan sengketa hasil Pilkades.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Bustami Soleman mengatakan informasi yang diterima oleh pihaknya, ada 20 desa yang mengajukan gugatan hasil Pilkades. Pengajuan sengketa ini kata Bustamin, karena ada kandidat calon kepala desa yang tidak terima hasil akhir penghitungan suara.

“Yang kami terima ada 20 desa yang mengajukan, tapi nanti kita lihat apakah semua akan diakomudir atau tidak,” ungkap Bustami saat dikonfirmasi KabarMalut, Kamis (22/11/2018).

Meski demikian pihaknya belum menetapkan jadwal penyelesaian sengketa tersebut karena harus berkonsultasi dengan Asisten I untuk menyurat ke pihak terkait yang terlibat dalam penyelesaian sengketa Pilkades. Sambung Kadis, pihak terkait dalam penyelesaian sengketa ini terdiri dari unsur Kepolisian, Kejakasaan, Dandim dan Kehakiman.

“Setelah konsultasi dengan Asisten I kami kirim berikan SK dan asisten I menyurat langsung,” ujar Kadis.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel, Cristian CR mengaku dirinya belum menerima Surat Keputusan (SK) dari Panitia Pilkades sebagai pihak terkait untuk penyelesaian sengketa Pilkades.

“Saya belum dapat SK tentang badan pengawas tersebut,” singkat Kajari. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut