Lahan Dipalang Warga, Rencana Pembangunan Polres dan Kejari Taliabu Terancam Batal

  • Bagikan
Lahan rencana pembangunan kantor Polres dan Kejari Pulau Taliabu yang dipalang pemilik lahan

BOBONG – Rencana pembangunan kantor Polres dan Kejari Pulau Taliabu yang hendak dilakukan tahun 2019 terancam batal dilaksanakan. Lahan yang ditimbun Pemda Pulau Taliabu dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 8,7 miliar, kini dipalang warga yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Salah satu warga bernama Hj Aca mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau lahan miliknya ditimbun oleh Pemda Pulau Taliabu guna kebutuhan pembangunan kantor Polres dan Kejari.

“Saya tidak tahu kalau lahan saya itu ditimbun oleh Pemda, lahan itu adalah lahan warisan keluarga saya. Lahan itu milik 3 orang, saya dan dua saudara saya,” ungkap Aca kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Pulau Taliabu, Ridwan Buamona saat dikonfirmasi mengaku tidak mengatahui ada warga yang memasang patok di lahan yang ditimbun.

“Yang jelas saya tidak tahu terkait dengan warga yang memasang patok di lahan yang telah kami timbun, yang jelas kemarin tidak ada warga yang mengaku lahan itu ada pemiliknya, kami sudah melakukan survei sebelumnya dan itu lahan tidur tidak ada tanaman, kalau lahan tidur dan tidak ada tanaman maka lahan tersebut adalah lahan milik Negara,” Ungkapnya.

Ie menambahkan, karena lahan yang telah dipatok warga, maka dirinya memastikan pada tahun 2019 nanti pembangunan Polres dan Kejari bakal batal dibangun, karena akan dihapus saat pembahasan di DPRD nanti. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut