Tuntut Kenaikan Harga Kopra, Mahasiswa Kembali Turun Ke Jalan

  • Bagikan
Aksi Mahasiswa menuntut kenaikan harga kopra di depan kantor Walikota Ternate

TERNATE – Ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai beberapa Kampus di Kota Ternate,  kembali menggelar aksi unjuk menuntut kenaikan harga kopra. Aksi protes anjloknya harga kopra berlangsung di di depan kantor Wali Kota Ternate dan RRI Ternate.

Koordinator Lapangan (Korlap), Fernando Bae mengatakan, aksi pada hari ini adalah aksi protes seluruh mahasiswa notabenenya orang tua adalah petani dan hari ini melihat di Malut sendiri harga kopra anjlokan.

“Ini menjadi keresahan masyarakat Malut, menurut pengkajian kami tidak memaksakan pemerintah menginferensi,” kata Fernando dalam orasinya, Kamis (23/11/2018).

Aksi mahasiswa menuntut kenaikan harga kopra di depan RRI

Lanjut Fernando, berbicara soal kesengsaraan masyarakat, beberapa minggu yang lalu pembahasan terkait SPPD yang mau dialolakasikan sebesar Rp 7 miliar dari Rp 13 miliar itu ditolak untuk subsidi kopra oleh pemerintah.

“Aksi ini adalah aksi kemanusiaan secara moril kami terpanggel aksi karena harga kopra adalah untuk masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut kata Fernando, pihaknya berharap dalam aksi ini agar pemerintah bisa merespon secepatnya. Ada beberapa tawaran dari massa aksi bahwa Pemerintah Malut mengaktifkan perusahan di setiap daerah kabupaten/kota dan menertibkan peraturan Gubernur yang melindunggi hak petani kopra di Malut. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut